Mengenalmu adalah anugerah bagiku.. memilikimu adalah kebahagiaan… Hidup bersamamu adalah mimpiku.. Bersanding denganmu adalah doaku.. Akan tetapi semesta tidak pernah mengijinkan kita bersatu Dan takdir tidak berpihak kepadaku. Hari ini selengkapnya
Dua puluh enam tahun! Bukan usia untuk mengeluh. Ini usia untuk menancapkan bendera di tanah yang dulu katanya mustahil! Tahun 2000! Sulaeman mengepalkan tangan pertama! “Berdiri!” Dan tembok ketakutan runtuh. selengkapnya
Berita Terbaru
Laporan Utama
Kategori: Kumpulan Puisi
Selamat Hari Lahir Yang Ke 15 Media Perdjoeangan FSPMI
Teruslah Berani Menyuarakan Tentang Jeritan Kaum Buruh Yang Berbisik Di Lorong-lorong Pabrik Yang Tertindas Sebab Arogansi Oknum Pengusaha dan Penguasa Teruslah Menyampaikan Suara Kebenaran Dengan Lantang Tentang Kebijakan Pemerintah Yang selengkapnya
Puisi Untuk Mai
Untuk Mai Rindang pohon tua Pohon asam menjulang Merpati putih bertengger Wajah wajah muram pejalan Tembok putih menerasi pandang Gerbong gerbong dialetika Mengusik keresahan Tertatih dimbang siang Wajah wajah muram selengkapnya
Melihat Jeritan Buruh “Sif Malam”
Medan,KPonline – Mentari masih juga sayup. Deru mesin masih juga gemuruh. Tangan tangan masih juga bekerja. kaki kaki masih juga melangkah. Orang orang dipaksa ketat. Mesin mesin tak ada kompromi. selengkapnya
Puisi Saung Buruh Berkumandang di HUT Forum Komunikasi Jababeka (FKJ)
Bekasi, KPonline – Saung Buruh Jababeka, dimana tempat tersebut adalah salah satu tempat berkumpulnya buruh diJababeka. Dalam nuasa baru di tengah acara puncak HUT FKJ yang ke 8. Nampak sosok selengkapnya
Untuk Kawanku Baris Silitonga
Kami sama sama, Berjalan larut, Menembus kabut, Hujan mengucur badan, Berkakuan dan kerasnya kehidupan malam Pengemis beralas koran, Berselimut kain, BerAtap langit, Kerasnya Dunia malam di jalanan Darahku mengental pekat, selengkapnya
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.





