Jakarta, KPonline — Kepedulian yang tulus bukan sekadar slogan organisasi, melainkan wujud nyata solidaritas yang membuat keberadaan serikat pekerja tetap hidup dan bermakna bagi anggotanya.
Nilai tersebut kembali ditunjukkan Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT Ikapharmindo Putramas Tbk.
Pada Selasa (15/9/2026) sore, bertempat di kantor sekretariat PUK, organisasi kembali menyalurkan bantuan sosial kepada Tahrudi, anggota Divisi Farma 2, yang tengah menghadapi situasi sulit setelah ibunya harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Bantuan tersebut diserahkan melalui jajaran Pleno PUK sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral dan material kepada anggota beserta keluarganya. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban yang harus ditanggung keluarga selama proses perawatan berlangsung.
Bagi serikat pekerja, solidaritas tidak berhenti pada persoalan hubungan industrial atau kepentingan di tempat kerja. Ketika seorang anggota menghadapi persoalan keluarga dan membutuhkan dukungan, organisasi hadir untuk menunjukkan bahwa anggota tidak berjalan sendirian.
Tahrudi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran serta anggota PUK Ikapharmindo atas doa dan bantuan yang diberikan untuk kesembuhan ibunya.
“Semoga kawan-kawan semua diberikan kesehatan, panjang umur serta kelancaran rezeki yang berkah dan berlimpah. Aamiin,” ujar Tahrudi.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari keberaniannya memperjuangkan hak-hak pekerja, tetapi juga dari seberapa kuat solidaritas dibangun ketika salah satu anggotanya berada dalam kesulitan.
Solidaritas bukan sekadar kata. Ia harus hadir, dirasakan, dan dibuktikan—terutama ketika seorang anggota sedang membutuhkan. (Aa ndin)