Hati sekeras batu, tak tergerak oleh air mata Tak peduli dengan jeritan, tak gentar dengan suara Dia berdiri kokoh, tak tergoyahkan oleh badai Tak terjamah oleh kasih, tak terpengaruh oleh selengkapnya
Dua puluh enam tahun! Bukan usia untuk mengeluh. Ini usia untuk menancapkan bendera di tanah yang dulu katanya mustahil! Tahun 2000! Sulaeman mengepalkan tangan pertama! “Berdiri!” Dan tembok ketakutan runtuh. selengkapnya
Berita Terbaru
Laporan Utama
Kategori: Kumpulan Puisi
Puisi : Pemimpin Berhati Baja
Pemimpin Berhati Baja Orang miskin itu sombong Orang miskin itu pelupa Orang miskin itu tak pandai berterima kasih Dia lupa bahwa dia adalah pekerja Dia lupa bahwa dia adalah pesuruh selengkapnya
Puisi : Selamat Jalan Sahabat Juang
Kala fajar menyingsing, Engkau berdiri gagah, Di barisan depan, menantang ketidakadilan, Suaramu menggema, menggetarkan dunia, Menyuarakan hak, menuntut keadilan. Engkau bukan sekadar pemimpin, Tapi lentera di tengah gelap gulita, Kawan selengkapnya
Puisi : Perjuangan Tak Pernah Usai
Tak terhitung lagi berapa banyak cucuran keringat Tak terhitung lagi berapa banyak tetesan air mata Bahkan darah pun telah tertumpah. Semua pengorbanan itu demi keadilan dan kesejahteraan yang kita perjuangkan selengkapnya
Puisi : Api Dalam Sekam
Api dalam sekam Salam perdjoeangan pemuda, Tunas tunas kokoh di garda depan, Suarakan keadilan, Suarakan kebenaran, Kobarkan jiwa jiwa mati surimu hingga meradang, Bangkitlah… Bangkitlah… Lawan sampai tirani lari tunggang selengkapnya
Puisi : Omnibus Law
Pagi ini terasa berbeda dengan pagi yang biasa ku jalani. Sang Surya tiba, namun tak berbagi keramahan juga kehangatan. Sementara Aku… Yang Belum tersadar. Hanya berusaha terbiasa. Hingga senyuman luput selengkapnya
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.





