Sambangi PT. Sepatu Bata, Solidaritas PUK Wintextile Untuk PUK PT. Sepatu Bata

  • Whatsapp

Purwakarta, KPonline – Terkait permasalahan hubungan industrial tentang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menimpa pengurus serikat pekerja atau serikat buruh (PUK SPAI-FSPMI PT. Sepatu Bata) di PT. Sepatu Bata Tbk ternyata mampu menumbuhkan rasa empati dari kalangan kelas pekerja atau kaum buruh. Khususnya, mereka yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Kabupaten Purwakarta.

Salah satunya datang dari PUK SPAI-FSPMI PT. Wintextile. Senin (23/11), mereka sambangi perusahaan alas kaki PT. Sepatu Bata yang berdomisili di Jalan Raya Cibening, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta untuk bersolidaritas.

Bacaan Lainnya

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk dukungan moril kepada PUK SPAI-FSPMI PT. Sepatu Bata yang saat ini sedang berjuang untuk bisa mempekerjakan kembali pengurus PUK yang dipaksa keluar dengan berhenti bekerja dari PT. Sepatu Bata Tbk oleh pihak manajemen.

Hadi Hermawan selaku Ketua Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Aneka Industri Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PUK SPAI-FSPMI) PT. Wintextile mengatakan kepada Media Perdjoeangan bahwa kawan-kawan pengurus PUK yang sedang mengalami permasalahan hubungan industrial agar tetap semangat, jangan menyerah dalam berjuang.


Hadi Hermawan pun menilai apa yang sudah dilakukan oleh PT. Sepatu Bata kepada pengurus PUK SPAI-FSPMI PT. Sepatu Bata adalah suatu prosedural yang cacat hukum, dimana mereka dalam hal ini yaitu pihak manajemen perusahaan telah memaksakan kehendaknya tanpa ada kesepakatan atau kata sepakat antara kedua belah pihak.

“Semoga permasalahan hubungan industrial ini, cepat selesai. Dan pengurus PUK bisa dipekerjakan kembali,” harap Hadi Hermawan.

Pos terkait