Sekjen KSPI Ramidi Membuka Leadership Camp Perempuan dan Pekerja Muda KSPI melalui Upacara

Sekjen KSPI Ramidi Membuka Leadership Camp Perempuan dan Pekerja Muda KSPI melalui Upacara

Bogor, KPonline-Pembukaan Leadership Camp perempuan dan pekerja muda dilakukan dengan upacara resmi yang bertempat di Pondok Kapilih Resort & Camp Pancawati Bogor pada (20/08/2026).

Seluruh peserta yang berjumlah 70 orang yang berasal dari Federasi yang berafiliasi dengan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), panitia dan tamu undangan turut mengikuti upacara pembukaan dengan khidmat.

Bacaan Lainnya

Leadership Camp Perempuan dan Pekerja Muda KSPI yang dilaksanakan pada (20-22/08/2026) ini dikemas dalam bentuk perkemahan edukatif yang bertujuan untuk mempersiapkan generasi baru pemimpin serikat pekerja yang lebih adaptif, kritis, dan berperspektif keadilan.

Pembukaan acara Leadership Camp ini dilakukan melalui upacara yang bertujuan agar peserta ditanamkan nilai-nilai disiplin dan dapat menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

Sekjen KSPI Ramidi yang membuka acara tersebut menyampaikan dalam sambutannya bawah Leadership Camp Perempuan dan Pekerja Mudan KSPI Tahun 2026 ini merupakan sebuah proses pembelajaran yang penting bagi peserta, terutama peserta yang datang dari ditingkat PUK, karena setelah pelatihan ini akan menjadi pengurus yang lebih kuat dan lebih baik.

Ramidi mengucapkan terima kasih kepada panitia yang sudah mempersiapkan segala sesuatunya sehingga acara ini dapat terlaksana, aprisasi untuk pelaksanaan hari ini dengan melihat barisan perserta karena biasanya peserta dalam satu barisan itu satu Federasi, tapi hari ini semua ferderasi berbaur menjadi satu, warna warni dalam satu barisan, yang artinya ketika semua Ferderasi bersatu maka akan menjadi satu kekuatan yang luar biasa.

Apresiasi besar disampaikan KSPI oleh Ramidi kepada DTDA (Danish Trade Union Development Agency) yang telah bekerja sama sehingga acara ini dapat terlaksana.

Ramidi menegaskan bahwa masa depan organisasi kedepan tergantung pekerja muda dan Perempuan. Kedepan diharapkan KSPI di warnai oleh Perempuan dan pekerja muda, jika saat ini 30% Perempuan bisa jadi selanjutnya 40%, dan pekerja muda lebih banyak dari sebelumnya yaitu 30% dan ketika pekerja muda dan Perempuan berkontribusi dalam kebijakan-kebijakan organisasi dan berharap tidak ada kendala apapun dalam kegiatan ini.

Terakhir Ramini berharap agar setelah pulang dari Leadership Camp ini peserta dapat menularkan ilmunya ke kawan-kawan lainnya di tingkat Federasi hingga ke Tingkat PUK, karena jika hanya dilakukan di konfederasi maka hanya 0,01% namun ketika di federasi juga melakukan maka setidaknya 5-10% dapat merasakan manfaatnya.

Pos terkait