Tita A Maula Selesaikan Youth Leadership Course ITUC-AP, Bawa Semangat Regenerasi Pekerja Muda

Tita A Maula Selesaikan Youth Leadership Course ITUC-AP, Bawa Semangat Regenerasi Pekerja Muda

Singapura, KPonline-Delegasi Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Tita A Maula dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), resmi menyelesaikan rangkaian 19th ITUC-Asia Pacific (ITUC-AP) / OTC Institute / JILAF Youth Leadership Course yang berlangsung pada 28 September hingga 2 Oktober 2026 di Downtown East, Singapura.

Kegiatan yang mengangkat tema “Building Workers’ Power: Youth Organising for Democracy and Solidarity in Asia-Pacific” tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi pekerja muda dari kawasan Asia-Pasifik untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, pengorganisasian, demokrasi dalam serikat pekerja, serta solidaritas lintas negara.

Bacaan Lainnya

Selama lima hari, para peserta mendapatkan berbagai materi mengenai strategi membangun kekuatan pekerja, pengorganisasian serikat, kepemimpinan, kampanye, hubungan industrial, demokrasi, hingga bagaimana melibatkan pekerja muda dalam keberlanjutan organisasi serikat pekerja.

Salah satu sesi membahas “From Protest to Power: The Role of Young Trade Unionists in Building Democracy Every Day”, termasuk peran pekerja muda dalam aktivitas demokratis serikat pekerja dan membangun solidaritas.

Selain itu, peserta mendapatkan materi “Organising the Future: Engaging Young Workers in Trade Unions – Challenges, Opportunities, and Strategic Approaches”, yang secara khusus membahas tantangan, peluang, dan strategi melibatkan pekerja muda dalam organisasi serikat pekerja.

Materi lainnya mencakup analisis, strategi dan kampanye, identifikasi serta pengembangan pemimpin, hingga percakapan persuasif dalam membangun kekuatan pekerja.

Tita: Pengalaman Ini Menjadi Bekal bagi Pekerja Muda

Bagi Tita A. Maula, mengikuti forum internasional tersebut memberikan pengalaman baru dalam memahami gerakan serikat pekerja dari perspektif yang lebih luas.

Pertemuan dengan pekerja muda dari berbagai negara juga menjadi kesempatan untuk bertukar pengalaman mengenai pengorganisasian, kepemimpinan, demokrasi, serta tantangan yang dihadapi serikat pekerja di kawasan Asia-Pasifik.

Tita berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperolehnya selama mengikuti kegiatan tersebut dapat dibawa pulang dan dibagikan kepada lingkungan organisasi. “Saya berharap apa yang saya dapatkan selama mengikuti kegiatan ini tidak berhenti pada diri saya sendiri. Pengetahuan, pengalaman, dan jejaring yang saya dapatkan bisa dibagikan dan memberikan manfaat bagi organisasi serta teman-teman pekerja muda lainnya,” ujar Tita.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi Tita untuk terus berkembang dan mengambil bagian dalam penguatan gerakan pekerja muda di Indonesia.

Bagian dari Regenerasi KSPI dan Federasi Afiliasi

Keikutsertaan Tita dalam Youth Leadership Course juga menjadi bagian dari upaya KSPI dalam memperkuat regenerasi dan kapasitas kader muda di lingkungan organisasi.

KSPI memiliki federasi afiliasi yang bergerak di berbagai sektor dan bidang pekerjaan. Dalam menghadapi perubahan dunia kerja, keberadaan generasi muda menjadi bagian penting dari keberlanjutan organisasi dan gerakan serikat pekerja.
Pengalaman yang diperoleh melalui forum internasional seperti ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi kader muda, sekaligus memperluas jejaring dengan gerakan serikat pekerja di kawasan Asia-Pasifik.

Hal tersebut juga diharapkan memberikan manfaat bagi KSPI dan 12 federasi afiliasinya, yaitu FSPMI, FSP KEP, FSP ISSI, SPN, FSP PARREF, FSP FARKES REF, FSP ASPEK Indonesia, FSP FARKES KSPI, SPPMI, SBPI, FPTHSI, dan FSP ISSI.

Bagi KSPI, regenerasi bukan sekadar pergantian generasi dalam struktur organisasi. Regenerasi juga menyangkut proses memberikan ruang kepada pekerja muda untuk belajar, terlibat, mengambil tanggung jawab, membangun kepemimpinan, serta memahami nilai perjuangan serikat pekerja.

Karena itu, kesempatan mengikuti kegiatan internasional menjadi salah satu pengalaman yang dapat memperkaya wawasan kader muda sebelum kembali berkontribusi di organisasi masing-masing.

Membawa Pulang Pengalaman dari Singapura

Pada hari terakhir, rangkaian kegiatan ditutup dengan closing ceremony, closing remarks, dan pemberian sertifikat kepada peserta yang telah menyelesaikan program.

Tita A Maula menerima sertifikat sebagai peserta yang berhasil menyelesaikan 19th ITUC-Asia Pacific/OTC Institute/JILAF Youth Leadership Course yang berlangsung di Singapura pada 28 September hingga 2 Oktober 2026.

Bagi KSPI, kehadiran Tita dalam forum tersebut merupakan bagian dari keterlibatan organisasi dalam membangun jaringan internasional sekaligus memperkuat kapasitas pekerja muda Indonesia.

Pengalaman selama lima hari di Singapura diharapkan tidak berhenti pada sertifikat yang diterima, tetapi dapat diteruskan melalui berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada rekan-rekan pekerja serta organisasi.

Dari Singapura, Tita membawa pulang lebih dari sekadar sertifikat. Ada pengalaman, pengetahuan, jejaring, dan semangat untuk terus memperkuat peran pekerja muda dalam gerakan serikat pekerja Indonesia.

KSPI terus mendorong pekerja muda untuk mengambil bagian dalam perjalanan organisasi, karena keberlanjutan gerakan serikat pekerja juga ditentukan oleh hadirnya generasi yang siap belajar, memimpin, dan melanjutkan perjuangan.

Pos terkait