Bidadari FSPMI Disiapkan Jadi Kader Penerus Perjuangan Buruh Perempuan Pasuruan Raya

Bidadari FSPMI Disiapkan Jadi Kader Penerus Perjuangan Buruh Perempuan Pasuruan Raya

Pasuruan, KPonline – Pimpinan Cabang Automotif Mesin Komponen (PC AMK) FSPMI Kabupaten Pasuruan menggelar Leadership Training sebagai bagian dari upaya membangun kaderisasi dan menyiapkan calon pemimpin penerus perjuangan kaum buruh, khususnya perempuan.

 

Bacaan Lainnya

Kegiatan bertajuk Leadership Training PC AMK FSPMI Kabupaten Pasuruan tersebut berlangsung di The Pintu Langit Resort, Prigen, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu-Minggu (3-4/10/2026).

 

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan anggota dari tujuh perusahaan yang tergabung dalam PC AMK FSPMI Kabupaten Pasuruan. Di antara peserta tersebut, terdapat belasan perempuan yang menjadi bagian penting dari kaderisasi yang diharapkan mampu melanjutkan perjuangan organisasi di masa mendatang.

 

Kehadiran para perempuan dalam kegiatan tersebut menjadi perhatian tersendiri. Mereka tidak hanya diposisikan sebagai anggota organisasi, tetapi juga dipersiapkan menjadi “Bidadari FSPMI”, yakni kader perempuan yang memiliki kapasitas, keberanian, dan kemampuan kepemimpinan untuk memperjuangkan kepentingan pekerja, khususnya kaum buruh perempuan.

 

Leadership Training tidak sekadar menjadi ruang untuk menyampaikan teori kepemimpinan. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk menambah wawasan, berbagi pengalaman, membangun komunikasi, serta mengembangkan kemampuan yang dapat diterapkan baik dalam kehidupan organisasi maupun di tengah masyarakat.

 

Namun demikian, kegiatan-kegiatan positif semacam ini masih kerap kurang mendapatkan perhatian dari sebagian anggota.

 

Padahal, pendidikan dan pelatihan organisasi memberikan banyak manfaat. Selain memperkaya pengetahuan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk bertukar pengalaman dan membangun jejaring antarkader.

 

“Banyak ilmu dan pengalaman yang bisa didapatkan dari kegiatan seperti ini. Manfaatnya bukan hanya untuk pekerja atau organisasi, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

 

Melalui Leadership Training ini, PC AMK FSPMI Kabupaten Pasuruan berharap semakin banyak anggota yang bersedia mengambil peran dalam proses kaderisasi. Terlebih, keberadaan kader perempuan dinilai sangat penting untuk memastikan perjuangan kaum buruh, khususnya perempuan, terus berlanjut.

 

Para anggota FSPMI Pasuruan Raya juga diajak untuk tidak ragu mengikuti berbagai kegiatan pendidikan, pelatihan, maupun agenda positif organisasi apabila kembali diselenggarakan di kemudian hari.

 

Sebab, kaderisasi bukan hanya tentang mempersiapkan pemimpin untuk hari ini, tetapi juga menyiapkan generasi penerus yang mampu menjaga, mengembangkan, dan melanjutkan perjuangan kaum buruh di masa depan.

Pos terkait