Media Perdjoeangan Jawa Tengah Adakan Gathering Dengan Berkemping

  • Whatsapp

Semarang, KPonline – Di era Zaman Now siapa yang tak mengenal istilah “Kemping”. Kemping saat ini menjadi salah satu alternative sebagai cara berlibur yang banyak dipilih oleh khalayak muda maupun traveller. Tak khayal banyak terdengar kisah menarik yang tersiar seusai berlibur dengan berkemping (Sabtu, 15/09/2018).

Tak mau kalah oleh zaman, hari ini Media Perdjoeangan Jawa Tengah mengadakan kegiatan Gathering dengan berkemping. Gathering ini mereka selenggarakan di Mawar Camp Area, Kabupaten Semarang Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Bulan yang terlihat sedang merangkak meninggikan dirinya sementara itu semua tenda sudah berdiri menjadi pertanda acara Gathering siap dimulai. Koordinator Nasional Media Perdjoeangan Iwan Budi Santoso dan Khoirul Anam divisi videografi turut hadir meramaikan acara Gathering kali ini.

Gathering ini mempunyai tujuan sarana diskusi menyaring aspirasi, koordinasi serta menentukan langkah menyongsong lebih baiknya Media Perdjoeangan Jawa Tengah terhadap organisasi.

Dengan duduk melingkar Gathering dibuka dengan sambutan dari Agus Riyadi Korda Media Perdjoeangan Jawa Tengah. Dilanjut sambutan dari Iwan Budi Santoso dan Khoirul Anam sembari saling memperkenalkan diri.

Aulia Hakim selaku DPW Jawa Tengah dan Sumartono ketua KC Semarang Raya yang terlambat kedatangannya karena suatu hal turut memberi sambutan pada Gathering ini.

Aulia Hakim menyampaikan yang berpokok mengenai peran Media yang sangat penting untuk jalannya organisasi mengingat merupakan salah satu pilar organisasi. Selain itu menghimbau segera menggemakan isu dan propaganda untuk perjuangan upah.

Sementara itu, Iwan Budi Santoso menghimbau supaya masing-masing individu Media selalu mengupgrade kemampuan agar semakin mantab memajukan organisasi dengan isu-isu dan propaganda.

Selepas dari sambutan tersebut diskusi dimulai. Berlangsung aktif karena satu persatu anggota Media memberi masukan dan berpendapat. Masukan tersebut dibahas bersama secara matang yang akan segera ditindaklanjuti untuk realisasinya.

“Fokus terhadap perjuangan upah, mengingat upah buruh sendiri di Jawa Tengah masih sangatlah rendah.” pesan Agus Riyadi sebelum diskusi ditutup sekaligus menjadi PR yang istimewa untuk Media Perdjoeangan Jawa Tengah.

(Dedi Agus S)

Pos terkait