Longmarch Kembali Dihadang, Obon Tabroni: Kami Siap Apapun yang Terjadi

  • Whatsapp

Pati, KPonline – Saya ingin memastikan longmarch kawan kawan berjalan lancar, makanya ikutan longmarch, sepatu kets dan buff saya kenakan.

Baru berapa langkah keluar dari pintu Gerbang kantor Bupati Pati, beberapa petugas sudah bersiaga mereka meminta agar tidak melanjutkan perjalanan, alasan perintah atasan.

Bacaan Lainnya

” Tunjukan di undang undang aturan yg melarang kami, kami berjalan tertib, tidak merugikan masyarakat bahkan antusias masyarakat menyambut, Surat pemberitahuan sesuai aturan sudah kami sampaikan ke MABES ”

Lagi lagi mereka bilang Perintah atasan, Setelah lama berdebat akhirnya kami di perbolehkan jalan dalam sorot mata seakan kami penjahat.

Setelah sholat zuhur di mesjid agung pati kami mulai jalan, 5 Km diawal saya mulai merasa ada yg ga beres di jari kaki kayanya mulai lecet, panas jalan pantura di puncak musim panas membakar otak rasa mendidih, panas aspal berbalik memanggang muka, debu bising knalpot truk memekakan kuping .
Saya bergumam saya yg cuma beberapa kilo merasakan penderitaan sangat, gimana dengan mereka ini baru setengah jalan.
Sepanjang jalan masyarakat banyak menyapa atau memberi sesuatu.

Lebih dari 10 Km kami jalan kami sudah berada di luar kota pati, tiba tiba 3 mobil dinas berhenti menghadang. Seorang perwira turun dan berkata
” Mas cukup sampai sini, ini Perintah MABES, kami tidak izinkan kalian melanjutkan jalan ”

Lagi saya jelaskan tentang longmarch dari tujuan, dampak, sampai landasan hukum

Mereka ga mudeng dan slalu bilang kami bawahan ini Perintah MABES.

Rupanya mereka mepersilahkan jalan karena terlalu besar resiko bentrok di Tengah kota dan menunggu tempat sepi

Negara aneh segelintir orang yg ingin berbuat baik di hadang oleh negara.

Saat ini dari pada kami banyak debat kami menyisi ke sisi jalan yg kebetulan pemakaman umum,angin semilir sepi makam nyaman buat tempat istirahat.

Andai para penghuni makam mendengar mereka pasti bersedih negara yg mereka bela dengan jiwa rasa memperlakukan rakyatnya seperti gini, hanya untuk menyampaikan kebenaran memperjuangkan hak rakyat berhadapan dengan negara .

Kita ga tau berapa waktu kedepan akan ada apa , mereka masih berjaga, apakah kami akan di angkut

Kami siap apapun yang terjadi.

Mohon do,a

Penulis: Obon Tabroni

Pos terkait