Konsolidasi Pemantaban MayDay, FSPMI Jepara Serius Aksi Besar Pada Mayday

  • Whatsapp

Jepara, KPonline -FSPMI Jepara serius akan melakanakan aksi besar-besaran pada 1 Mei 2018 di Hari Buruh Sedunia (MayDay) yang berslogan MayDay Is Not Holiday.

Hal ini terbukti dengan diadakannya agenda Konsolidasi Pemantaban MayDay yang diselenggarakan pada hari Kamis, 26 April 2018 dengan bertempat di Ruang Serikat PUK SPAMK FSPMI PT. SAMI-JF. Agenda tersebut dihadiri oleh kawan-kawan Korlap FSPMI jepara, Garda Metal Jepara, Media Perdjoeangan Jepara dan anggota FSPMI Jepara. Berlangsung sore hari dari pukul 17.00 – 20.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Molazim selaku Korea Garda Metal Jepara membuka jalannya konsolidasi sore hari ini dan mengucapkan terimakasih untuk kawan yang sudah mau merelakan waktu untuk berkonsolidasi bersama. Adapun poin-poin yang didiskusikan dan dibahas bersama pada konsolidasi ini, antara lain :
-Persiapan panitia pelaksana MayDay.
-Perijinan terkait aksi.
-Jumlah peserta MayDay.
-Atribut dan perlangkapan aksi.
-Konsumsi.
-Transportasi.
-P3K dan safety.
-Teknis keberangkatan, saat aksi dan saat berakhirnya aksi MayDay.
Semua dibahas satu persatu dengan matang.

Yohanes Sri Giyanto menyampailan”Konsolidasi pemantapan aksi ini terutama untuk mengukur kesiapan teman” khusus’nya panitia may day, untuk membangun kesolidan dan kekompakan seluruh anggota aksi Mayday dan supaya Aksi Mayday berjalan lancar dan selamat. ”

Mengingat MayDay merupakan wujud perjuangan kaum buruh dimana menuntut jam kerja dari 19 – 20 jam kerja menjadi 8 jam kerja. Menolak lupa pula bahwa ratusan nyawa buruh melayang demi menuntut yang namanya “Kesejahteraan”. Jadi sudah tidak ada alasan untuk tidak turun ke jalan tetap menyuarakan tuntutan untuk kesejahteraan kaum buruh.

Berikut 7 tuntutan yang akan diusung oleh buruh FSPMI Jepara dan buruh Jawa Tengah saat Turun ke jalan pada 1 Mei 2018 :
1.Tolak Upah Murah & Cabut PP.78/2015.
2. Turunkan Harga Beras dan Tarif Dasar listrik, Bangun Kedaulatan
Pangan dan Energi.
3. Pilih Capres 2019 yang Pro Buruh & Rakyat.
4. Tolak Tenaga Kerja Asing Ilegal
5. Berlakukan UMSK.
6. Hapuskan perpanjangan Jam Kerja tanpa digaji.
7. Penerapan Struktur Skala Upah.

Sebagai penutup acara konsolidasi diakhiri dengan meneriakkan yel yel FSPMI untuk terus memompa semangat.

(Dedi Agus S)

Pos terkait