Hadir di Sorong, Bendera FSPMI Berkibar di Tanah Papua

Sorong, KPonline – Dalam dunia industri maupun dalam suatu hubungan industrial, dibutuhkan dua pihak yang saling membutuhkan dan bersinergi dalam mensejahterakan kaum buruh dan juga kalangan pengusaha. Dengan menjunjung azas hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan, dibutuhkan kesadaran, komunikasi dua arah dan saling mengerti akan adanya huhungan yang saling membutuhkan.

Peran serikat pekerja sangatlah dibutuhkan, sebagai wadah dalam menampung sekaligus memperjuangkan hak-hak pekerja.

Dan kini, FSPMI telah lahir di tanah Papua sebagai sebuah serikat pekerja yang independen dan terus berjuang dalam memperjuangkan hak-hak buruh, khususnya anggota FSPMI.

Pada Sabtu, 6 Juli 2019 bertempat di Gedung YPK Kota Sorong, Papua Barat, telah dilangsungkan pelantikan 2 (dua) Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Elektronik dan Elektrik, PUK SPEE-FSPMI PT. Hayelora Powerindo Kabupaten/Kota sorong dengan jumlah anggota sebanyak 210 orang. Dan juga telah dibentuk PUK SPEE-FSPMI PT. SONEY RAYA, dengan jumlah anggota sebanyak 35 orang.

Kedua perusahaan tersebut bergerak dalam bidang pembangkit listrik dan pelayanan listrik. Bisa dikatakan sebagai perusahaan dibidang yang cukup strategis di tanah Papua.

Karena kedepannya, potensi dan pengembangan industri di tanah Papua, khususnya di Kota Sorong, sudah bisa hampir dipastikan akan mengalami kemajuan yang cukup pesat. Mengingat industri perkapalan dan pembangunan pelabuhan-pelabuhan yang semakin diperbanyak dan semakin modern.

FSPMI bersama Max Laritmas Ketua Bidang organizing PP EE di wilayah Timur Indonesia dan Muhammad Nur Yasin sebagai Direktur Pengembangan Organisasi DPP FSPMI, telah melakukan pelantikan dan pembekalan kepada ratusan anggota baru FSPMI di tanah Papua.

Pembekalan ini dirasakan perlu diberikan, mengingat betapa pentingnya buruh dalam berserikat.

“Hari ini adalah hari yang bersejarah ditanah Papua. Tentu saja, merupakan hari bersejarah juga bagi FSPMI. Karena ini kali pertama FSPMI hadir di bumi Papua, sekaligus mengibarkan kali pertamanya bendera FSPMI berkibar di bumi Papua,” ungkap Muhammad Nur Yasin kepada Media Perdjoeangan.

“Hari ini juga, kami dari Bidang Pengembangan Organisasi mewakili DPP FSPMI, telah melaksanakan pembentukan sekaligus pelantikan Konsulat Cabang Kabupaten/Kota Sorong dan sekitarnya. Terpilihnya Agustinus Melsadalam sebagai Ketua Konsulat Cabang FSPMI Kabupaten/Kota Sorong dan Masriel Werimon sebagai Sekretaris Konsulat Cabang FSPMI Kabupaten/Kota Sorong, diharapkan mampu menghimpun lebih banyak lagi anggota FSPMI, mengkonsolidasikan, menggerakkan sekaligus menjadikan FSPMI Kabupaten/Kota Sorong sebagai motor penggerak pergerakan dan perjuangan kaum buruh ditanah Papua dan diwilayah Sorong khususnya,” lanjut Yasin.

“Kedepannya, Kabupaten/Kota Sorong merupakan wilayah yang memiliki potensi pengembangan yang sangat besar dalam industri perkapalan dan pengembangan pelabuhan serta pelayanan migas. Hal ini mengingat Kabupaten/Kota Sorong merupakan pintu masuk logistik di Propinsi Papua Barat. Sehingga, akan menjadi daya tawar yang cukup tinggi dalam menjalankan Hubungan Industrial,” terang Direktur Pengembangan Organisasi DPP FSPMI ini. (RDW)

Facebook Comments