Gerakan Buruh Kembali Menguat Jelang May Day 2026, KSPI Konsolidasi Akbar di Karawang

Gerakan Buruh Kembali Menguat Jelang May Day 2026, KSPI Konsolidasi Akbar di Karawang

Karawang, KPonline-Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) kembali menunjukkan soliditas dan kekuatan organisasinya. Konsolidasi akbar pun digelar pada Kamis (23/4/2026) di Aula Masjid Al Gammar, Karawang, sebagai bagian dari persiapan menuju aksi besar buruh pada 1 Mei mendatang.

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan perwakilan buruh dari berbagai daerah di Jawa Barat yang tergabung dalam serikat pekerja afiliasi KSPI, termasuk Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). Massa datang dari Karawang, Purwakarta, Bandung Raya, Cirebon, Kuningan, Subang, Garut, Cianjur hingga Majalengka. Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya konsolidasi lintas wilayah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

Dalam agenda tersebut, Ketua Konsulat Cabang FSPMI Karawang, Asmat Serum, menegaskan pentingnya kesiapan maksimal dalam menghadapi May Day 2026. Dalam pidatonya, ia mengajak seluruh elemen buruh untuk bersatu dan memastikan kehadiran massa yang besar dalam aksi nanti.

“Kesempatan menuju May Day ini harus kita maksimalkan. Kita ingin kehadiran buruh dari berbagai daerah, termasuk Bandung, Cirebon, Cianjur, hingga Majalengka, bisa optimal. Ini momentum kita bersama,” ujarnya di hadapan peserta konsolidasi.

Lebih lanjut, Asmat juga menyampaikan bahwa konsolidasi ini merupakan bagian dari strategi besar KSPI dalam menggalang kekuatan nasional. Ia menyebut bahwa target partisipasi massa dari wilayah Karawang dan sekitarnya diproyeksikan mencapai 2.500 hingga 3.000 orang yang akan bergerak ke Jakarta pada 1 Mei 2026.

Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi, jumlah massa Buruh FSPMI dari Purwakarta yang telah dikonfirmasi secara nasional mencapai sekitar 1.200 orang dalam tahap awal intensifikasi konsolidasi.

“Ini adalah agenda besar. Instruksi dari KSPI harus kita jalankan bersama. Kita ingin memastikan bahwa suara buruh terdengar kuat di Jakarta,” tambahnya.

Konsolidasi ini juga dihadiri oleh sejumlah pimpinan serikat pekerja di tingkat daerah dan nasional, termasuk jajaran sekretaris jenderal serta perwakilan dari berbagai dewan pimpinan daerah. Kehadiran mereka memperkuat koordinasi lintas struktur organisasi dalam memastikan suksesnya mobilisasi massa Buruh dalam Mayday 2026.

Momentum May Day sendiri, menurutnya merupakan hari penting bagi kaum pekerja di seluruh dunia untuk menyuarakan tuntutan terkait upah layak, penghapusan outsourcing, jaminan kerja, serta perlindungan sosial.

Konsolidasi akbar di Karawang ini menjadi bukti bahwa gerakan buruh KSPI, khususnya yang tergabung dalam FSPMI, terus memperkuat barisan menjelang hari besar tersebut. Dengan target ribuan massa dari Jawa Barat, aksi May Day 2026 diprediksi akan kembali menjadi salah satu mobilisasi buruh terbesar dalam beberapa tahun terakhir.