Sastra

Puisi : Buruh Bangkit

Buruh menjerit Kesejahteraan terjepit Penguasa melilit Kini buruh bangkit Geloranya mengusir penyakit Bersatu mendayung perahu Dalam serikat buruh yang tiada pandang bulu Aku dan kamu Berjuang tiada kan henti waktu

Puisi : Gelora Jiwa

Ketika komando telah digaungkan Ketika hasrat hati terluahkan Teriak perjuangan menggema memenuhi mayapada Kobaran semangat membara dalam setiap jiwa Saat hak dirampas Saat kebebasan terikat kesewenangan Saat jerit hati merintih

Kidung Hati Sari

Mata pena menari Mengikuti liukan jemari Kutulis segala kisah yang terjadi Dalam syair dan puisi Walau hati teringin Berada diantara kalian yang berjuang tanpa perduli terik dan dingin menerpa Namun

Puisi : Strong Woman

Langkah pasti Menapaki jalan terjal berduri Menyibak aral merintangi Demi meraih harapan pasti Lelah tiada engkau peduli Melewati lorong waktu penuh liku dihadapi Membagi waktu untuk bersama dan pribadi Engkaulah

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.