Puisi : Oktober Kemarin

Oktober Kemarin #1

Waktu terus bergulat dengan keberisikan kemarin

Menyibukkan sejuta insan yang tengah mengoyak takdir

Tiada henti tiada ragu kala malam dihadirkan

Jiwa tetap merekah terang walau diri tak henti tersindir

 

Oktober Kemarin #2

Bulan kemarin kian disapu oleh detikan waktu

Tiada kejutan juga tiada capaian yang terlihat

Meski awal kemarin telah kuat aku mengadu

Memberanikan langkah meski masih abu-abu

 

Oktober Kemarin #3

Setiap malam darahku mengalir deras tak terhenti

Bibirku kelu dan tak mampu mengungkap kata

Air mataku tak hentinya terjun membasahi pipi

Dadaku sesak diterpa ketidakadilan dunia

 

Oktober Kemarin #4

Aku masih bersikeras dengan Oktober kemarin

Aku menanti jawaban dari yang kubangun kemarin

Aku masih berjuang sabar untuk hal-hal kemarin

Aku tidak berakhir meski Oktober sudah kemarin

Tanah Karo, November 2021

Yuni Astria Sitepu