Hari masihlah belum terang Mentaripun masihlah jua enggan bertandang Di sini aku bergulat dengan kesibukan Bermandi keringat yang tak bosan datang Tiada kenal lelah ku berjuang melewati waktu Mencari rupiah selengkapnya
Puisi Oleh : Yanto Hari ini kalian berdiri, Dengan pakaian kebesaran dan sumpah yang terucap. Bunga-bunga menghiasi langkah, Tepuk tangan mengiringi pelantikan, Senyum keluarga menjadi saksi kebahagiaan. Namun, wahai para selengkapnya
Berita Terbaru
Laporan Utama
Kategori: Sastra
Puisi : Negeriku
Negriku Terik mentari menyapa bumi Menghangatkan yang lalu lalang tiada henti Meski corona masih menghampiri Namun kehidupan masih lah perlu di isi Negriku Dimana aku terlahir dan dibesarkan ayah ibu selengkapnya
Puisi : Apa Alasan Bertahan?
Pasti pernah merasa lelah Pasti pernah merasa kacau Pagi yg kehilangan semangat Hari hari yg terasa sungguh berat Juga malam yg sesak sampai tdk bisa rehat “Aku harus tetap kuat…” selengkapnya
Puisi : Berteman Matahari
Hari telah lah terang Mentari lantang menantang Kubiarkan matahari menjamah tubuh Sepuasnya hingga menimbulkan peluh Meski hati terkadang mengeluh Namun bibir tak sempat mengaduh Jika saat ini aku berada di selengkapnya
Puisi : Menanak Matahari
Kang idoy tea Masih tanak tanya makna merdeka Aku dalam peluk gigil di atas trotoar Berselimut mimpi terlelap dan terbangun dengan senyum Dari usilnya gigil sambangi malam SaHas Hati bertanya selengkapnya
Puisi : Ratapan Pilu Anak Negeri
Indonesia Negeri di mana aku dilahirkan bunda Tanah air tercinta Membawa beribu kisah suka duka Konon sejarahnya Pendahulu kita, dengan tumpahan darah mencapai kemerdekaan negara Dari tangan penjajah yang tamak selengkapnya
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.




