Bekasi, KPonline – Bergabung dalam kepengurusan Serikat Pekerja Elektronik Elektrik Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPEE FSPMI) PUK PT Haier bukan sekadar menjadi bagian dari sebuah organisasi. Lebih dari itu, menjadi pengurus merupakan langkah untuk belajar, mengabdi, sekaligus mengambil tanggung jawab dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan kaum pekerja.
Bagi Ahmad N, perjalanan tersebut dimulai pada 24 Oktober 2024. Tanggal itu menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan hidup dan dunia kerjanya, ketika ia memutuskan bergabung dengan PUK SPEE FSPMI PT Haier.
Sejak saat itu, banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang didapatkan. Mulai dari memahami arti tanggung jawab, menghadapi perbedaan pendapat, keberanian menyampaikan kebenaran, hingga belajar tentang makna sebuah pengabdian.
Ia menyadari bahwa berorganisasi bukan tentang mengejar jabatan, kedudukan, ataupun popularitas. Namun, bagaimana seseorang mampu memberikan manfaat, berkontribusi, dan mengambil bagian dalam perjuangan bersama untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja.
Baginya, menjadi bagian dari organisasi adalah kesempatan untuk terus bertumbuh. Sebab, perjuangan serikat pekerja membutuhkan orang-orang yang tidak hanya mau berbicara, tetapi juga bersedia belajar, bekerja, dan bertanggung jawab.
“Karena perjuangan tidak selalu dimulai dari orang hebat, tetapi dari orang yang mau belajar, peduli, dan berani mengambil tanggung jawab,” ungkap Ahmad N.
Baginya, bergabung dengan serikat pekerja bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari proses panjang untuk terus belajar, memberikan pengabdian, dan menjadi bagian dari perjuangan kaum pekerja.