Bangkit! Ribuan Buruh Jawa Timur Panaskan Perjuangan Menuju May Day 2026

Bangkit! Ribuan Buruh Jawa Timur Panaskan Perjuangan Menuju May Day 2026

Surabaya, KPonline – Lebih dari seribu buruh dari berbagai penjuru Jawa Timur turun ke jalan dan memadati depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Kamis (16/04/2026). Aksi ini menjadi pemanasan menuju puncak peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei.

 

Bacaan Lainnya

Di bawah panji Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), massa dari Tuban hingga Banyuwangi menyatukan suara: melawan ketidakadilan yang masih dirasakan kaum pekerja.

 

Buruh dengan tegas menuntut pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru sesuai putusan Mahkamah Konstitusi, penghapusan sistem outsourcing, serta penolakan terhadap praktik upah murah yang terus menekan kehidupan mereka.

 

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga didesak untuk tidak tinggal diam. Tuntutan pembangunan rumah murah bagi buruh dan pembentukan Satgas PHK menjadi bukti bahwa kesejahteraan pekerja masih jauh dari kata layak.

 

Dari atas mobil komando, Sekretaris KC FSPMI Kota Surabaya, Nuruddin S.H., menyerukan pentingnya konsolidasi menuju May Day.

“Pra May Day ini adalah alarm bagi seluruh buruh agar tidak absen dalam perjuangan 1 Mei. Ini momentum perlawanan!” tegasnya.

 

Ia juga menyoroti ketidakadilan dalam akses pendidikan bagi anak buruh. Kuota afirmasi yang hanya 5 persen dinilai tidak sebanding dengan kontribusi buruh terhadap perekonomian.

 

“Naikkan menjadi 10 persen! Ini hak kami!” serunya.

 

Lebih lanjut, ia mengkritik keras persyaratan jalur afirmasi seperti SKTM dan PKH yang dinilai tidak berpihak kepada buruh.

 

“Buruh bekerja, tapi anaknya tetap dipersulit. Ini kebijakan yang harus diubah!” pungkasnya.

 

Aksi ini menjadi sinyal kuat bahwa perjuangan buruh di Jawa Timur belum selesai dan akan mencapai puncaknya pada May Day 2026.

 

(ABD Muis)

Pos terkait