Aktivis Yang (tak) Dirindukan Organisasi

  • Whatsapp

Batam, KPonline – Sebuah organisasi akan besar jika semua orang yang terlibat di dalamnya bahu membahu dan bergotong royong membangun pondasi yang kuat. Menjadi aktivis organisasi adalah suatu kebanggaan tersendiri. Dengan aktif di berbagai organisasi, orang akan mempunyai teman yang banyak, semangat hidup yang lebih dan pengalaman tambahan untuk bisa berperan aktif dalam masyarakat.

Seorang aktivis perlu menunjukkan solidaritas dan kecintaannya pada organisasi, dengan cara mengikuti semua kegiatan organisasi yang bisa ia ikuti. Bukan malah sebaliknya menjelekkan organisasi tersebut.

Bacaan Lainnya

Bahkan aktivis yang fanatik akan berusaha ikut andil dalam menyukseskan kegiatan-kegiatan organisasi, serta mengajak anggota lain untuk berangkat bersama menghadiri kegiatan tersebut. Karena kesuksesan kegiatan organisasi adalah kebanggaan bersama, dan kegagalannya adalah kegagalan bersama.

Ada baiknya untuk terus mengikuti setiap perkembangan organisasi. Misalnya, adakah hal baru yang terjadi mengenai organisasi, apa saja rencana kegiatan organisasi, bagaimana kabar tokoh-tokoh organisasi, bagaimana keadaan dan penggunaan uang organisasi, hubungan organisasi dengan organisasi lain, dsb. Setelah mengetahui perkembangan organisasi, seorang aktivis bisa mengabarkan perkembangan tersebut pada anggota lain, mendiskusikannya, atau menyampaikan pandangannya kepada pengurus organisasi.

Bukti kematangan berorganisasi seseorang adalah bisa membedakan masalah pribadi dengan masalah organisasi. Aktivis yang baik harus berusaha melakukannya. Misalnya, menaati atasan, siapapun orangnya; perbedaan pendapat disampaikan dalam rapat, dan setelah keputusan diambil, maka harus ditaati bersama; perbedaan pendapat dalam organisasi jangan sampai merusak hubungan pribadi; masalah pribadi juga jangan sampai mempengaruhi hubungan dalam organisasi; dan kepentingan organisasi didahulukan atas kepentingan pribadi.

Menjadi aktivis organisasi adalah sebuah pilihan. Ketika seseorang sudah masuk ke dalam sebuah organisasi, ia mempunyai tanggung jawab untuk memajukan organisasi tersebut. Aktivis yang baik harus berusaha terus memajukan organisasi. Misalnya, mengusulkan kegiatan dan pengembangan yang bermanfaat, berusaha menambah anggota, mengusulkan AD/ART atau aturan organisasi lainnya, berusaha memperbaiki kekurangan organisasi.

Ini berlaku bagi organisasi mana pun. Termasuk di dalamnya adalah organisasi serikat pekerja. Bagaimanapun, organisasi adalah nama. Sedangkan kita, manusia-manusia yang ada didalamnya adalah nyawa yang menggerakkannya. Jadi tergantung kita, organisasi ini mau dibawa kemana.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar