Purwakarta, KPonline-Usai melaksanakan pertemuan dengan pihak manajemen, Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk langsung menggelar rapat pleno. Rabu (3/6/2026).
Junjun Supriadi sebagai Sekretaris PUK Indopoly mengatakan bahwa agenda ini menjadi langkah lanjutan dalam mempersiapkan Rapat Kerja Unit Kerja (Rakernik) yang direncanakan berlangsung pada Juni ini.
Lebih lanjut, Junjun mengungkapkan bahwa rapat ini menjadi forum evaluasi, dan juga menjadi ruang diskusi terkait program kerja PUK Indopoly ke depan.
“Para pengurus membahas berbagai hal penting yang akan menjadi pokok bahasan dalam Rakernik mendatang,” ujarnya.
Kemudian Junjun menjelaskan beberapa program prioritas yang dibahas dalam pleno, antara lain; pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai identitas resmi anggota serikat. Program ini dinilai Junjun sangat penting untuk memperkuat legalitas dan basis data keanggotaan yang akurat.
Di sisi lain, menurut Junjun, pendidikan dasar serikat pekerja juga menjadi prioritas penting. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anggota terkait hak dan kewajiban mereka, baik sebagai pekerja maupun sebagai bagian dari organisasi. Dengan pemahaman yang kuat, diharapkan anggota mampu berperan aktif serta memiliki kesadaran kolektif dalam memperjuangkan kepentingan bersama.

Selain itu, Ia pun menegaskan bahwa pembenahan administrasi organisasi turut menjadi perhatian serius. “Kerapihan administrasi dinilai sebagai fondasi penting dalam menjaga profesionalitas dan kredibilitas serikat pekerja di mata anggota maupun pihak eksternal,” ungkapnya.
Dalam rapat pleno tersebut juga ditegaskan kembali pentingnya menjaga hubungan industrial yang harmonis dengan manajemen perusahaan. Namun demikian, hubungan baik tersebut harus berjalan beriringan dengan komitmen untuk tetap solid secara internal serta patuh terhadap garis instruksi organisasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia.
“Selain menjaga hubungan baik dengan manajemen, kita juga wajib menjaga hubungan yang harmonis dengan seluruh perangkat organisasi FSPMI. Instruksi organisasi harus dilaksanakan dengan baik dengan sikap taat dan patuh terhadap instruksi organisasi,” menjadi salah satu penegasan Junjun dalam forum tersebut.
Lebih lanjut, dalam rapat pleno tersebut, peran organizer kembali ditekankan oleh Junjun sebagai ujung tombak dalam memperluas keanggotaan.
“Dengan strategi yang tepat, diharapkan jumlah anggota terus bertambah sehingga posisi tawar serikat semakin kuat dalam hubungan industrial,” pungkas Junjun Supriadi yang juga merupakan Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) SPAI FSPMI Purwakarta.