Karawang, KPonline – Puluhan warga Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, kembali mendatangi Aula Desa Wadas pada hari ini untuk meminta kejelasan mengenai rencana relokasi bagi masyarakat yang terdampak penggusuran.
Kedatangan warga dilakukan sebagai bentuk ikhtiar mencari kepastian atas masa depan mereka. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah warga menyampaikan bahwa mereka masih menunggu realisasi janji relokasi yang, menurut pengakuan warga, pernah disampaikan oleh Kepala Desa Wadas, Jujun Junaedi, bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Menurut keterangan warga, janji tersebut telah disampaikan sekitar sembilan bulan lalu. Namun hingga kini, mereka mengaku belum memperoleh informasi yang jelas mengenai lokasi relokasi, jadwal pelaksanaan, maupun tahapan yang akan ditempuh pemerintah.
Warga berharap Pemerintah Desa Wadas maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat segera memberikan penjelasan secara terbuka mengenai perkembangan rencana relokasi. Bagi masyarakat yang terdampak, kepastian tempat tinggal menjadi kebutuhan yang sangat mendesak agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih tenang.
Selain itu, warga meminta agar persoalan ini tidak terus berlarut-larut tanpa kepastian. Mereka berharap seluruh komitmen yang pernah disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui langkah-langkah nyata dan disertai komunikasi yang transparan kepada masyarakat.
Pertemuan yang berlangsung di Aula Desa Wadas berjalan dengan tertib dan kondusif. Warga menyatakan akan terus mengawal proses penyelesaian persoalan relokasi hingga memperoleh kepastian dari pihak-pihak yang berwenang.
Catatan Redaksi: Informasi mengenai adanya janji relokasi dalam pemberitaan ini merupakan keterangan yang disampaikan oleh warga yang hadir dalam pertemuan. KPonline tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari Pemerintah Desa Wadas, Pemerintah Kabupaten Karawang, maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik.
