Rapat Koordinasi Kepengurusan Baru PUK SPAMK FSPMI PT Fujita Indonesia

Rapat Koordinasi Kepengurusan Baru PUK SPAMK FSPMI PT Fujita Indonesia

Purwakarta, KPonline – Kepengurusan baru PUK SPAMK FSPMI PT Fujita Indonesia menggelar rapat koordinasi (rakor) perdana dengan mengusung tema “Membangun Sinergi yang Kuat untuk Kesejahteraan Bersama.”

Kegiatan yang berlangsung di Villa Diva, Cihanjawar, Purwakarta, tersebut diikuti oleh jajaran pengurus, Koordinator Lapangan (Korlap), serta Garda Metal (Garmet) PUK SPAMK FSPMI PT Fujita Indonesia.

Bacaan Lainnya

Rakor dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan agenda utama membahas program kerja (proker) dan Peraturan Organisasi (PO) yang telah ditetapkan dalam Musyawarah Unit Kerja (Musnik) VI PUK SPAMK FSPMI PT Fujita Indonesia pada 1 Agustus 2026.

Dalam pembahasan tersebut, sejumlah penyesuaian terhadap PO dan program kerja dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi organisasi serta kebutuhan anggota. Penyesuaian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi kepengurusan baru agar roda organisasi berjalan lebih efektif, terarah, dan mampu mencapai target yang telah ditetapkan.

Pada pembukaan rakor, Ketua PUK SPAMK FSPMI PT Fujita Indonesia, Yayang, S.H., menyampaikan pentingnya membangun kekompakan, komunikasi, dan koordinasi yang kuat di seluruh tingkatan organisasi.

Menurutnya, kekuatan organisasi harus terus dibangun dari bawah dengan meningkatkan komunikasi serta koordinasi antara pengurus, Korlap, Garmet, dan anggota.

Ia juga mengingatkan kembali perjalanan panjang PUK SPAMK FSPMI PT Fujita Indonesia yang tidak selalu berjalan mulus. Berbagai dinamika dan tantangan telah dihadapi hingga organisasi tersebut mampu bertahan dan terus berkembang sampai saat ini.

“Jangan sampai kita lengah ketika keadaan kita anggap sedang tenang. Justru dalam kondisi seperti itu menjadi titik yang sangat menentukan agar kita tetap mawas diri dan tetap solid,” pesan Yayang dalam arahannya.

Ia menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh kekompakan seluruh elemen dan keterlibatan anggota dalam setiap proses perjuangan.

Selain membahas program kerja dan PO, rakor juga menyoroti perkembangan dunia digitalisasi yang berlangsung begitu cepat. Perubahan tersebut dinilai turut memengaruhi dinamika isu ketenagakerjaan dan hubungan industrial.

Isu-isu perburuhan dan industrialisasi menjadi bagian penting dalam pembahasan, termasuk bagaimana organisasi pekerja dapat merespons perkembangan zaman dan memanfaatkan media sebagai salah satu sarana komunikasi serta perjuangan.

Peran media dalam perjuangan kaum buruh dinilai semakin penting, terutama dalam menyampaikan informasi mengenai kondisi ketenagakerjaan, menyuarakan aspirasi anggota, serta membangun opini publik terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pekerja.

Melalui rakor perdana kepengurusan baru ini, PUK SPAMK FSPMI PT Fujita Indonesia berharap seluruh jajaran dapat membangun sinergi yang lebih kuat, meningkatkan komunikasi dan koordinasi, serta menjalankan program kerja secara konsisten demi memperkuat organisasi dan mewujudkan kesejahteraan bersama.

Pos terkait