Bekasi, KPonline – Perwakilan JAW (Confederation of Japan Automobile Workers’ Unions) atau Konfederasi Serikat Pekerja Otomotif Jepang melakukan kunjungan dan diskusi bersama PUK SPAMK FSPMI PT Aisin Indonesia di Kawasan EJIP, Cikarang Selatan, Bekasi, pada Rabu, 3 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi ajang bertukar pandangan mengenai kondisi industri otomotif saat ini serta berbagai tantangan yang akan dihadapi dunia usaha dan pekerja di masa mendatang.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas berbagai isu strategis, mulai dari perlambatan ekonomi global, perkembangan teknologi otomotif, hingga perubahan pola produksi di industri manufaktur. Salah satu perhatian utama yang dibahas adalah dampak peralihan teknologi dan otomatisasi yang mendorong efisiensi perusahaan, namun di sisi lain juga berpotensi memengaruhi kebutuhan tenaga kerja dan pola hubungan industrial di masa depan.
Selain itu, dibahas pula pentingnya peningkatan kompetensi pekerja, pengembangan keterampilan baru, serta penguatan hubungan industrial yang harmonis agar pekerja dan perusahaan dapat beradaptasi menghadapi perubahan industri yang semakin dinamis.
Kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan solidaritas internasional antar serikat pekerja sektor otomotif dalam menghadapi tantangan global secara bersama-sama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Presiden FSPMI Suparno, S.H., yang juga berasal dari PUK SPAMK FSPMI PT Aisin Indonesia. Kehadirannya menjadi bagian dari penyambutan delegasi JAW sekaligus memperkuat hubungan antara serikat pekerja Indonesia dan Jepang.
Selanjutnya, pada Kamis, 4 Juni 2026, delegasi JAW dijadwalkan melanjutkan agenda kunjungan ke DPP FSPMI di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut akan dibahas berbagai isu strategis ketenagakerjaan di Indonesia, perkembangan gerakan serikat pekerja, serta tantangan hubungan industrial dan dunia kerja di tengah perubahan ekonomi global.