PT Solusi Bangun Indonesia Berencana PHK Puluhan Satpam, Serikat Pekerja Siapkan Perlawanan

PT Solusi Bangun Indonesia Berencana PHK Puluhan Satpam, Serikat Pekerja Siapkan Perlawanan

Tuban, KPonline – PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Pabrik Tuban dikabarkan berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap puluhan anggota Satuan Pengamanan (Satpam). Informasi tersebut disampaikan dalam pertemuan antara manajemen perusahaan dan perwakilan serikat pekerja pada Rabu (17/6/2026).

 

Bacaan Lainnya

Kabar tersebut disampaikan oleh Region 3 Security Manager PT Solusi Bangun Indonesia, Edi Siswanto. Rencana tersebut menuai kecaman di kalangan pekerja keamanan yang sebagian besar merupakan warga desa-desa Ring 1 perusahaan.

 

Bagi para pekerja, kejadian pengurangan tenaga keamanan bukanlah hal baru. Pada tahun 2015, saat perusahaan masih bernama PT Holcim Indonesia, 5 anggota Satpam diberhentikan. Selanjutnya, pada 1 Mei 2026, 4 anggota K9 juga tidak lagi mendapatkan perpanjangan kontrak kerja. Kini, wacana pengurangan tenaga keamanan kembali mencuat dan berpotensi berdampak pada puluhan pekerja lainnya.

 

Menanggapi hal tersebut, Ketua PUK SPAI FSPMI PT Target, Shokiful Alfianto, menegaskan bahwa pihaknya tidak gentar menghadapi rencana tersebut. Menurutnya, alasan efisiensi kerap digunakan sebagai dasar untuk melakukan pengurangan tenaga kerja.

 

“Sudah saatnya kami sadarkan mereka tentang etika bertamu yang baik bukan malah mengusir yang punya rumah, maka sikap kami jelas tidak akan memberikan ruang diskusi dalam hal pemangkasan hak apalagi sampai berujung PHK,” tegas Shokiful.

 

Lebih lanjut, shokiful mengungkapkan bahwa pihak perusahaan bahkan telah memperhitungkan berbagai risiko yang muncul dan mempersilahkan FSPMI menggelar aksi demonstrasi dalam jangka waktu yang lama.

 

“PT. SBI dengan angkuhnya mempersilahkan kami untuk turun ke jalan. Itu artinya genderang perang sudah ditabuh. Bagi kami, pantang pulang sebelum menang” pungkasnya.

Pos terkait