PP SPAI FSPMI Konsolidasikan Perjuangan, Desak Penyelesaian Tuntas Persoalan di PT Indomarco

PP SPAI FSPMI Konsolidasikan Perjuangan, Desak Penyelesaian Tuntas Persoalan di PT Indomarco

Jakarta, KPonline – Berbagai persoalan ketenagakerjaan yang terus berlarut di lingkungan PT Indomarco kembali menjadi perhatian serius Pengurus Pusat (PP) SPAI FSPMI. Bertempat di Kantor DPP FSPMI Lantai 3, PP SPAI FSPMI bersama jajaran Deputy menggelar rapat konsolidasi dengan PC SPAI FSPMI DKI Jakarta, Tangerang, Bogor, dan Purwakarta guna mengevaluasi sekaligus menindaklanjuti hasil audiensi dengan Kementerian Ketenagakerjaan.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua PP SPAI FSPMI Rahmat Binsar didampingi Deputy Riden Hatam Aziz. Selain membahas hasil audiensi dengan pemerintah, forum tersebut juga memetakan berbagai persoalan yang terjadi di PT Indomarco, baik kasus yang telah berlangsung sebelumnya maupun persoalan baru yang terus bermunculan di sejumlah unit kerja.

Bacaan Lainnya

Dalam pembahasannya, peserta rapat menilai bahwa berbagai permasalahan di PT Indomarco bukanlah kasus yang berdiri sendiri. Sejumlah persoalan memiliki keterkaitan satu sama lain sehingga membutuhkan strategi penyelesaian yang terintegrasi, pengawasan yang berkelanjutan, serta komitmen nyata dari seluruh pihak agar dapat diselesaikan secara menyeluruh.

PP SPAI FSPMI menegaskan bahwa hasil audiensi dengan Kementerian Ketenagakerjaan tidak boleh berhenti sebatas forum dialog. Pemerintah didorong untuk memastikan seluruh komitmen yang telah dibahas benar-benar ditindaklanjuti melalui pengawasan yang efektif dan penegakan norma ketenagakerjaan. Di sisi lain, perusahaan diharapkan menunjukkan itikad baik dengan menyelesaikan setiap persoalan secara terbuka, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ketua PP SPAI FSPMI, Rahmat Binsar, menegaskan bahwa organisasi tidak akan berhenti memperjuangkan hak-hak pekerja hingga seluruh persoalan memperoleh penyelesaian yang adil dan berkepastian hukum. Menurutnya, setiap perkembangan kasus akan terus dikawal melalui konsolidasi organisasi, pendampingan terhadap anggota, serta koordinasi yang intensif dengan seluruh struktur SPAI FSPMI.

Senada dengan itu, Deputy PP SPAI FSPMI, Riden Hatam Aziz, menekankan bahwa soliditas organisasi menjadi kekuatan utama dalam menghadapi kompleksitas persoalan yang terjadi di PT Indomarco.

“Saling berkoordinasi, saling mengingatkan, dan saling bergandeng tangan bukan sekadar slogan. Kasus-kasus yang terjadi saling berkaitan. Karena itu kita harus berjuang dengan sungguh-sungguh dan menyelesaikannya satu per satu hingga tuntas,” tegas Riden.

Melalui rapat konsolidasi ini, PP SPAI FSPMI kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap proses penyelesaian persoalan ketenagakerjaan di PT Indomarco. Bagi FSPMI, perlindungan terhadap hak-hak normatif pekerja bukanlah ruang untuk kompromi. Perusahaan harus bertanggung jawab menyelesaikan setiap persoalan secara adil, sementara pemerintah dituntut hadir melalui pengawasan yang efektif serta penegakan hukum yang konsisten, sehingga kepastian hukum dan keadilan bagi pekerja benar-benar terwujud, bukan sekadar menjadi janji di atas kertas.

Pos terkait