Subang, KPonline-Ketua Panitia Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen (SPAMK) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI), yang juga menjabat sebagai Pengurus PUK Bidang Pendidikan dan Organisasi serta Pangkorda Garda Metal FSPMI Purwakarta, Erik Santoso menyampaikan pentingnya pendidikan organisasi sebagai bekal untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan kualitas kader serikat pekerja.
Dalam sambutannya pada pembukaan LDK di kawasan Curug Capolaga, Subang, ia mengapresiasi komitmen seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti agenda pendidikan tersebut. Sabtu, (4/7/2026).
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kawan-kawan yang telah berkomitmen hadir mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan ini. Mari kita bersama-sama berdoa agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dari awal hingga akhir,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan LDK merupakan salah satu realisasi program kerja Bidang Pendidikan dan Organisasi PUK SPAMK FSPMI PT Hino Motors Manufacturing Indonesia. Program tersebut disusun sebagai bentuk komitmen pengurus dalam meningkatkan kapasitas anggota melalui pendidikan organisasi.
Menurutnya, banyak anggota yang sejak lama menantikan adanya pendidikan resmi dari organisasi. Karena itu, pelaksanaan LDK menjadi momentum penting untuk menjawab harapan tersebut.
“Alhamdulillah, yang selama ini dinantikan akhirnya bisa terlaksana. Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta,” katanya.
Ia mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan telah dilakukan sejak jauh hari. Meski demikian, dirinya tidak menampik apabila dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai kekurangan.
“Ini merupakan pengalaman pertama bagi kami sebagai panitia dalam menyelenggarakan pendidikan seperti ini. Oleh karena itu, apabila masih ada kekurangan, kami mohon pengertiannya. Semoga ke depan kegiatan ini bisa terus diperbaiki dan menjadi lebih baik lagi,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tujuan LDK bukan sekadar menjalankan program kerja organisasi, melainkan menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan, memperkuat karakter kepemimpinan, serta membangun solidaritas antaranggota.
Kemudian, kata Erik, pendidikan organisasi harus mampu melahirkan kader-kader yang memiliki pemahaman yang baik mengenai serikat pekerja sekaligus mampu menjaga eksistensi organisasi di tengah berbagai tantangan.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak positif, bukan hanya menambah pengetahuan tentang organisasi, tetapi juga memperkuat semangat perjuangan agar serikat pekerja terus bertahan, berkembang, dan mampu memperjuangkan kesejahteraan anggotanya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan kebersamaan antara pengurus dengan seluruh anggota. Menurutnya, kekuatan organisasi tidak terletak pada pengurus semata, melainkan pada persatuan seluruh anggota.
“Pengurus tanpa anggota bukanlah apa-apa. PUK tidak akan kuat tanpa akar rumput. Karena itu, seluruh perjuangan ke depan harus dilakukan secara bersama-sama. Dengan komunikasi yang baik, saling mendukung, dan menjaga solidaritas, organisasi akan menjadi lebih kuat,” tegasnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan LDK sebagai sarana menambah wawasan, meningkatkan kemampuan berorganisasi, sekaligus mempererat rasa persaudaraan di lingkungan PUK SPAMK FSPMI PT Hino Motors Manufacturing Indonesia.
“Semoga setelah mengikuti pendidikan ini, pengetahuan organisasi teman-teman semakin bertambah, rasa solidaritas semakin kuat, dan semangat untuk saling mendukung dalam memperjuangkan hak-hak pekerja terus tumbuh. Organisasi yang besar hanya dapat dibangun oleh anggota yang solid dan memiliki tujuan perjuangan yang sama,” pungkasnya.



