Subang, KPonline-Suasana pagi di kawasan Curug Capolaga, Subang, pada Minggu (5/7/2026), dipenuhi gelak tawa peserta Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen (SPAMK) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI). Bukan karena materi pelatihan, melainkan aksi para “bapak-bapak Hino” saat mengikuti senam pagi.
Dengan udara pegunungan yang sejuk, instruktur senam dari jajaran pengurus nasional Garda Metal FSPMI tampak bersemangat memandu setiap gerakan. Namun, semangat itu ternyata tidak selalu sejalan dengan kemampuan tubuh para peserta yang sebagian besar sudah lebih akrab dengan nafas rokok dan perut besar.
Ada yang mengangkat tangan dengan penuh percaya diri, tetapi lututnya justru yang berbunyi. Ada pula yang baru lima menit bergerak sudah sibuk mencari posisi paling strategis agar tidak terlalu terlihat saat “mengatur napas.”
Tak sedikit peserta yang bercanda, “Kalau di line produksi kuat berdiri delapan jam, giliran senam lima belas menit rasanya seperti lembur seminggu.”
Meski demikian, tidak ada satu pun peserta yang meninggalkan barisan. Semua mengikuti senam hingga selesai dengan wajah penuh keceriaan. Sesekali terdengar celetukan khas bapak-bapak yang membuat peserta lain tertawa.
“Kalau begini tiap minggu, kayaknya bukan cuma jiwa kepemimpinan yang terbentuk, perut juga bisa ikut mengecil,” ujar salah seorang peserta kepada Media Perdjoeangan.
Kebersamaan inilah yang menjadi warna tersendiri dalam kegiatan LDK. Di sela-sela materi serius mengenai kepemimpinan, organisasi, dan perjuangan serikat pekerja, para peserta juga menikmati momen sederhana yang mempererat rasa persaudaraan.
Senam pagi bukan sekadar olahraga, tetapi menjadi pengingat bahwa seorang pemimpin harus memiliki tubuh yang sehat, pikiran yang segar, dan hati yang gembira. Apalagi, perjuangan di organisasi membutuhkan energi yang tidak sedikit.