Audiensi Dengan RS Permata Jonggol, Jamkeswatch Bogor Sampaikan Masukan dan Perkenalkan Jajaran Pengurus

  • Whatsapp

Bogor, KPonline, – Kembali DPD Jamkeswatch Bogor melakukan serangkaian Road Show, dalam rangka mengenalkan Pengurus DPD Jamkeswatch Bogor sekaligus melakukan audiensi dengan berbagai rumah sakit yang ada di Kabupaten/Kota Bogor.

Pada Kamis pagi, 19 September 2019 sudah nampak beberapa orang Relawan Jamkeswatch Bogor berkumpul di lobbi Rumah Sakit Permata Jonggol. Rumah sakit ini menjadi tujuan utama, bagi sebagian besar masyarakat di kecamatan Jonggol , Cariu, Sukamakmur dan Tanjung Sari. Hal tersebut dikarenakan tidak ada lagi rumah sakit pemerintah maupun swasta di 4 kecamatan, diwilayah bagian timur Kabupaten Bogor ini. Karena kondisi itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa Jamkeswatch Bogor mengadakan audiensi ke Rumah Sakit Permata Jonggol.

Bacaan Lainnya

Karena terbatasnya fasilitas kesehatan tingkat lanjut di Kabupaten Bogor diwilayah bagian timur ini, membuat kewalahan petugas rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang memadai kepada masyarakat.

Audiesnsi Jamkeswatch Bogor.

Bahkan, sulitnya pendistribusian obat-obatan ke wilayah ini menjadikan masalah yang ada semakin kompleks. Namun demikian, pihak rumah sakit Permata Jonggol, berupaya semaksimal mungkin, untuk tetap memenuhi kebutuhan pasien agar kebutuhan medisnya tetap terpenuhi tanpa kena iuran biaya tambahan.

Secara umum kendala-kendala yang disampaikan oleh DPD Jamkeswatch Bogor, adalah terkait inform concent pada saat pasien masuk.

Sering terjadi miskomunikasi ketika pasien masuk rumah sakit dan belum mempunyai Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS Kesehatan). Tanggung jawab petugas medis untuk menyampaikan kepada keluarga pasien terkait prosedur pengurusan jaminan pasien dan agar pasien tidak menjadi pasien umum. 

Dalam kesempatan ini Relawan Jamkeswatch Bogor kembali meminta agar rumah sakit membuat nota kesepahaman terkait pelayanan pasien peserta BPJS Kesehatan.

Nota kesepahaman tersebut akan menjadi acuan dilapangan untuk meminimalisir kendala di lapangan. Jamkeswatch Bogor pun telah membuka diri ke semua rumah sakit untuk saling membantu demi tercapainya pelayanan kesehatan sebaik-baiknya. (Trihadi)

Pos terkait