PUK SPAI FSPMI PT ISS Indonesia Jawa Timur Tagih Janji Pembayaran Kelebihan Jam Kerja

PUK SPAI FSPMI PT ISS Indonesia Jawa Timur Tagih Janji Pembayaran Kelebihan Jam Kerja

Surabaya, KPonline – Gelombang tuntutan kembali disuarakan oleh Serikat Pekerja Anggota Indonesia (SPAI) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PUK PT ISS Indonesia Jawa Timur, pada Kamis (30/4/2026).

 

Bacaan Lainnya

Bertempat di Gedung Graha Pena, Jl. Ahmad Yani No. 88, Ketintang, Kecamatan Gayungan, Surabaya, para pengurus serikat bersama para pekerja menggelar aksi dan pernyataan sikap tegas terkait janji pembayaran kekurangan upah akibat kelebihan jam kerja yang hingga kini belum terselesaikan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Musta’an, S.H. selaku Ketua PUK ISS Indonesia, didampingi oleh Slamet Raharjo, S.H. selaku Ketua PC AI, serta Dadang Febryanto selaku Ketua PUK G4S, secara lantang menyampaikan bahwa persoalan ini bukan sekadar angka, melainkan menyangkut hak dasar pekerja yang wajib dipenuhi oleh perusahaan.

 

“Ini bukan soal menuntut lebih, tapi menagih hak yang sudah jelas. Kelebihan jam kerja harus dibayar sesuai ketentuan. Kami mendesak agar kekurangan upah sebesar 2 jam segera dibayarkan oleh PT ISS INDONESIA tanpa alasan yang berlarut-larut, tegas Ahmad Musta’an dalam pernyataannya.

 

Para pimpinan serikat juga menekankan bahwa penyelesaian masalah ini tidak boleh ditunda lagi. Mereka berharap manajemen PT ISS INDONESIA segera menunjukkan itikad baik dan tanggung jawabnya kepada para pekerja yang telah menjalankan kewajiban mereka dengan penuh dedikasi.

 

Slamet Raharjo menambahkan bahwa perjuangan ini merupakan bagian dari komitmen serikat dalam mengawal hak-hak buruh. “Kami tidak akan berhenti sampai hak kawan-kawan terpenuhi. Ini adalah bentuk solidaritas dan keberanian untuk melawan ketidakadilan,” ujarnya.

 

Senada dengan itu, Dadang Febryanto menegaskan bahwa seluruh elemen serikat akan terus bersatu dalam perjuangan ini. Ia mengingatkan bahwa jika tuntutan tidak segera direspons, bukan tidak mungkin aksi lanjutan akan digelar dengan skala yang lebih besar.

 

Adapun para pekerja yang hingga kini belum menerima pembayaran kekurangan upah kelebihan jam kerja tersebut antara lain:

 

* Ifandi

* Fitriani Kholisatul

* Tri Prasetya Mujiyanto

* Sony Jein Peter

* Musliha

* Didik Rhoma

* Susanto

* Dian Ayu Puspita

* M. Zainul Huda

* Eko Cahyono

* Mukhammad Nasikhuddin

* Tatag Dewanto

* Kasiran

* Achmad Aly Fikri

* Moh. Ali Sofa

 

Aksi ini menjadi simbol bahwa buruh tidak tinggal diam ketika haknya diabaikan. Semangat solidaritas dan perjuangan terus dikobarkan oleh SPAI FSPMI PUK PT ISS Indonesia Jawa Timur demi memastikan keadilan benar-benar ditegakkan di lingkungan kerja.

 

Dengan adanya tekanan dan konsistensi dari serikat pekerja, besar harapan bahwa pihak perusahaan segera merealisasikan pembayaran kekurangan upah tersebut, sehingga tidak lagi menjadi beban dan ketidakpastian bagi para pekerja yang terdampak.

 

Perjuangan ini bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang memastikan masa depan yang lebih adil bagi seluruh buruh.

Pos terkait