Komite Perempuan KSPI Perkuat Agenda Kesetaraan Gender dan Kepemimpinan Perempuan Menuju Kongres 2027

Komite Perempuan KSPI Perkuat Agenda Kesetaraan Gender dan Kepemimpinan Perempuan Menuju Kongres 2027

Jakarta, KPonline – Komite Perempuan dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia menggelar rapat koordinasi bersama perwakilan perempuan federasi afiliasi pada Rabu (3/6/2026) di Sekretariat KSPI, Gedung DPP FSPMI Lantai 2, Jakarta Timur.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat agenda perjuangan perempuan pekerja sekaligus menyusun langkah-langkah strategis menghadapi berbagai agenda organisasi di tingkat nasional maupun internasional.

Bacaan Lainnya

Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan perempuan dari 11 federasi anggota KSPI, di antaranya Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan, Serikat Pekerja Nasional, Federasi Serikat Pekerja Industri Semen Seluruh Indonesia, Aliansi Serikat Pekerja Indonesia, Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Reformasi, Serikat Pekerja Percetakan Penerbitan Multi Industri, Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan, Forum Pendidik Tenaga Honorer Swasta Indonesia, serta Serikat Buruh Perikanan Indonesia dan federasi afiliasi lainnya yang tergabung dalam KSPI.

Empat agenda utama menjadi fokus pembahasan dalam rapat tersebut, yakni persiapan Audit Gender KSPI, persiapan Kongres KSPI Tahun 2027, pelaksanaan Jambore Pekerja Muda dan Perempuan, serta penyusunan program kerja Komite Perempuan KSPI.

Wakil Presiden KSPI Bidang Hubungan Luar Negeri, Prihanani, menegaskan bahwa penguatan perspektif gender dalam organisasi serikat pekerja merupakan bagian penting dari upaya membangun gerakan buruh yang inklusif, demokratis, dan berkeadilan.

“KSPI terus berkomitmen meningkatkan partisipasi dan kepemimpinan perempuan di seluruh tingkatan organisasi. Audit gender menjadi salah satu instrumen penting untuk mengukur sejauh mana kebijakan, program, dan struktur organisasi telah memberikan ruang yang setara bagi perempuan pekerja,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas persiapan menuju Kongres KSPI Tahun 2027. Komite Perempuan menilai bahwa kongres mendatang harus menjadi momentum untuk memperkuat representasi perempuan dalam kepengurusan maupun proses pengambilan keputusan organisasi.

Sementara itu, Wakil Presiden KSPI Bidang Pekerja Perempuan, Mundiah, menyampaikan bahwa Jambore Pekerja Muda dan Perempuan akan menjadi sarana penguatan kapasitas kader sekaligus media konsolidasi gerakan perempuan pekerja di lingkungan KSPI.

“Jambore ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran, pertukaran pengalaman, dan penguatan solidaritas antarpekerja muda dan perempuan dari berbagai sektor industri. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong lahirnya lebih banyak pemimpin perempuan dalam gerakan serikat pekerja,” kata Mundiah.

Selain itu, rapat juga membahas sejumlah program kerja Komite Perempuan KSPI untuk periode mendatang, antara lain advokasi perlindungan maternitas, penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja, peningkatan kapasitas kepemimpinan perempuan, serta kampanye kesetaraan kesempatan kerja bagi perempuan.

Para peserta rapat sepakat bahwa koordinasi antar federasi perlu terus diperkuat agar program-program perempuan KSPI dapat berjalan lebih terstruktur, berkelanjutan, dan mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi perempuan pekerja di berbagai sektor industri.

KSPI memandang bahwa persoalan yang dihadapi perempuan pekerja saat ini masih sangat kompleks, mulai dari kesenjangan upah, diskriminasi di tempat kerja, minimnya keterwakilan perempuan dalam posisi strategis, hingga persoalan perlindungan sosial dan kesehatan kerja. Oleh karena itu, penguatan organisasi perempuan pekerja menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjuangan gerakan serikat pekerja secara keseluruhan.

Melalui rapat koordinasi ini, KSPI menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesetaraan gender, memperluas ruang partisipasi perempuan dalam organisasi, serta memastikan suara perempuan pekerja menjadi bagian penting dalam setiap kebijakan dan arah perjuangan organisasi menuju Kongres KSPI 2027 dan seterusnya.

Pos terkait