Jangan Takut Banding, Buruh Dukung Anies Sampai Jadi Presiden

Jakarta, KPonline – Ratusan buruh yang tergabung dalam KSPI DKI Jakarta menggeruduk Balai Kota DKI Jakarta. Mereka menuntut Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan berani melakukan banding ke PTTUN atas putusan PTUN No. 11/G/2022/PTUN.JKT tentang Kenaikan UMP 2022 sekitar 5,1 persen yang ditolak dan diajukan APINDO DKI Jakarta.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan membuat kebijakan kontroversial tentang Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022. Kebijakan kenaikan UMP 2022 Anies Baswedan ini disambut meriah oleh kalangan buruh namun dibalas protes keras dan gugatan ke PTUN oleh asosiasi pengusaha.

Bacaan Lainnya

“Kita mengingatkan dukungan para buruh pada Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, sejak awal terpilih.” ujar buruh KSPI DKI dari unsur Serikat Pekerja Nasional (SPN) Mohammad Andre Nasrullah (20/7).

“Tidak perlu takut (banding) Pak Anies, datang dan lakukan gugatan . Perwakilan Daerah (KSPI) DKI terus mendukung Pak Anies sampai jadi presiden,” tambah Andre saat menyampaikan aspirasi di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/7).

Sementara itu, Panglima Koordinasi Garda Metal (Pangkorda) DKI Jakarta Dadang Cahyadi juga menyampaikan pernyataannya.

“Aksi ini harus masif karena ini tentang urat nadi, tentang upah, tentang perut dan tentang kesejahteraan kaum buruh dan mau tidak mau kaum buruh suka tidak suka buruh DKI harus menolak putusan PTUN Jakarta tentang gugatan Apindo DKI Soal Kenaikan Upah Minimum.” tambahnya.

“Aksi hari ini di balaikota adalah untuk
mendukung gubernur Anies Baswedan dan Pemprov DKI Untuk melakukan banding di PTUN Jakarta.” ucapnya Dadang Cahyadi kepada Media Perdjoeangan.

“Bagaimana mungkin APINDO yang tidak mewakili siapa siapa mereka menggugat UMP DKI Jakarta.” pungkasnya.

(Jim).

Pos terkait