Ini Capaian Bidang Aksi dan Pengalangan Massa DPP FSPMI Tahun 2017

  • Whatsapp

Jakarta, KPonline – Dalam rangka meningkatkan efektifitas perjuangan kaum buruh melalui aksi–aksi, perlu dibentuk bidang khusus untuk melakukan koordinasi dan juga kerjasama dengan salah satu pilar yang ada yakni Garda Metal. Harapannya, bisa bersenergi dalam menangani isu–isu sosial, bencana alam, dan juga aksi–aksi unjuk rasa/demonstrasi.

Hal ini disampaikan Wakil Presiden Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPP FSPMI), Edi Kuncoro, dalam Rapat Pimpinan FSPMI 2017 yang diselenggarakan di Bekasi, awal Februari.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Mengintip Fungsi dan Tugas Bidang Hubungan Luar Negeri FSPMI

Disamping itu, menurut pria yang akrab disapa Edoy ini, FSPMI juga harus berperan aktif menjadi anggota IndustriAll sebagai afiiasi internasional dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sebagai afiliasi nasional, serta mengambil inisiatif mempersatukan gerakan buruh Indonesia dalam satu forum ataupun gerakan buruh gabungan yang bersifat koalisi.

Dapat melakukan organizer massa terkait dengan masalah issu perburuhan, solidaritas, kebangsaan ataupun kerakyatan. Juga melakukan penyadaran kelas buruh terhadap massa aksi agar mampu terlibat secara maksimal dalam aksi – aksi unjuk rasa dan pemogokan tingkat daerah maupun nasional.

Baca juga: FSPMI Fokus Pada Peningkatan Kualitas dan Kapasitas Anggota

Terkait dengan itu, menurutnya ada beberapa program yang sudah dicapai dalam periode 2016 – 2017. Antara lain :

– Mengadakan Workshop tentang Strategi Aksi yang diadakan di Training Center FSPMI, Bogor
– Klasifikasi aksi, dengan pola pemisahan massa aksi anggota dengan Garda Metal
– Memaksimalkan keterlibatan perangkat dari tingkat PUK, PC, PP sampai DPP dalam setiap kegiatan aksi
– Menjadi penanggungjawab aksi dalam setiap aksi Nasional.

Baca juga: 9 Hal Yang Dilakukan Bidang Koordinator dan Pengembangan FSPMI Wilayah Kepri dan Riau

“Karena bidang ini masih tergolong baru, maka masih diperlukan saran, kritik dan juga masukan untuk dapat memaksimalkan program kerja selanjutnya,” tujur Edoy.

Dengan kerjasama yang baik dan dengan koordinasi serta komunikasi yang efektif dipastikan akan menciptakan hasil yang baik sesuai dengan harapan dan cita – cita kita semua mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pos terkait