Honorer Lakukan Cap Jempol Darah, M. Nurfahroji: Buruh Wajib Bersolidaritas

Honorer Lakukan Cap Jempol Darah, M. Nurfahroji: Buruh Wajib Bersolidaritas

Posted by

Bekasi, KPonline – Terkait dengan aksi penggalangan cap jempol darah yang dilakukan┬áratusan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer SD Negeri dan SMP Negeri dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bekasi yang tergabung dalam wadah Front Perjuangan Honorer Indonesia (FPHI), aktivis FSPMI – KSPI Bekasi Muhammad Nurfahroji menyampaikan bahwa buruh wajib bersolidaritas.

Pernyataan ini disampaikan Bung Oji, begitu dia biasa disapa, melalui akun facebook pribadinya.

Honorer sejatinya juga pekerja. Oleh karena itu, merupakan suatu keharusan jika sesama elemen masyarakat saling bersolidaritas dan bahu-bahu membahu saling membantu jika adw yang merasa dizalimi.

Dilansir inijabar.com (13/9/2018), untuk memperjuangkan nasib para honorer, agar segera mendapatkan surat keputusan (SK) dari Bupati Bekasi sebagai tenaga kerja kontrak dan mendapatkan upah dari APBD Kabupaten Bekasi setara upah minimal kabupaten (UMK) Bekasi tahun 2017 atau minimal per-bulan Rp3.000.000,-.

Sampai Rabu sore (12/9/2018) sudah terkumpul cap jempol darah seluruhnya 356 orang.

Direktur NGO KAMMPUS, Rahmatullah, yang selama ini mendampingi para honorer dalam wadah FPHI memperjuangkan nasibnya, Kamis (13/9/2018) pagi, menjelaskan, penggalangan cap jempol darah, karena selama ini pihak eksekutif dan legislatif daerah ini kurang merespon secara maksimal jeritan batin nasib para honorer.

“Seluruh cap jempol darah yang sudah terkumpul diatas kertas putih ini, oleh para honorer Kabupaten Bekasi, dalam waktu dekat akan bersama-sama kita serahkan kepada pihak-pihak terkait, termasuk Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bekasi, agar tuntutan honorer Kabupaten Bekasi segera dikabulkan,”kata Rahmatullah.

Koordinator aksi penggalangan cap jempol darah FPHI wilayah Kecamatan Setu Faisal, menjelaskan jika ditotal seluruh honorer di kabupaten Bekasi jumlahnya berkisar 12.000 orang sampai 13.000 orang.

Kegiatan cap jempol darah pada Senin (10/9) dan Rabu (12/9) dilakukan FPHI wilayah kecamatan Setu di SMP Negeri 4 Setu, Kabupaten Bekasi di Jalan Pepaya Raya Perumahan GMM No. 22 Desa Lubang Buaya Kecamatan Setu, Setu, Kabupaten Bekasi.Dilanjutkan Kamis hari ini.

Koordinator FPHI wilayah Kecamatan Cibitung Lukman, menggalang cap jempol darah pada Senin (10/9) dan Rabu (12/9) di SMP Negeri 2, Cibitung, di Jalan Bosih Raya Perum Gramapuri, Cibitung, dilanjutkan Kamis hari ini.

Koordinator FPHI wilayah Kecamatan Karang Bahagia Ujat bersama sekretarisnya Asep Firdaus menggelar cap jempol darah pada Selasa (11/9) dan Rabu (12/9) di SDN Karang Rahayu 03, Kecamatan Karang Bahagia, dilanjutkan Kamis hari ini.

Pada Kamis (13/9) hari ini pengumpulan cap jempol darah juga dilakukan Koordinator FPHI Kecamatan Cikarang Selatan di Aula SMP Negeri 1 Cikarang Selatan.

“Seluruh rangkaian penggalangan cap jempol darah, akan dilanjutkan setiap hari dan dipimpin oleh para Koordinator FPHI tingkat kecamatan masing masing se-Kabupaten Bekasi,”kata Faisal.

Facebook Comments

Comments are closed.