Diseminasi dan Konsolidasi FSPMI SUMUT, Nani Kusmaeni: Berserikat Untuk Bersatu Bukan Bersatu Satu

  • Whatsapp

Medan, KPonline – Diseminasi merupakan tindak inovasi yang disusun dan dalam penyebarannya berdasarkan sebuah perencanaan yang matang dengan pandangan jauh ke depan, baik melaui diskusi atau forum lainnya yang sengaja di programkan sehingga, terdapat kesepakatan untuk melaksanakan inovasi. Sehingga, bisa juga dikatakan bahwa diseminasi adalah proses penyebaran inovasi yang direncanakan, diarahkan dan dikelola.

Dari pengertian itu, FSPMI SUMUT menggelar diseminasi dan Konsolidasi untuk menyusun segala bentuk kekuatan yang benar-benar terencana dan bekerja dengan kekuatan kelompok dalam berjuang menyejahterakan kehidupan kaum pekerja.

Bacaan Lainnya

Bagaimana fungsinya berserikat adalah untuk manyatukan buruh dan tidak bercerai-cerai atau sendiri-sendiri dalam berjuang mensejahterakan kehidupannya.

Dalam materinya, Nani Kusmaeni yang merupakan Vice Presiden bidang pendidikan DPP FSPMI yang juga merupakan Tim gelaran Diseminasi dan Konsolidasi mengatakan bahwa Berserikat itu untuk bersatu, bukan untuk bersatu-satu.

“Jadi, intinya buruh berserikat itu untuk bersatu melawan ketidakadilan dan mencapai kesejahteraan buruh secara bersama-sama, bukan untuk bersatu-satu. FSPMI adalah milik kita bersama, FSPMI besar itu adalah karena kawan-kawan yang membesarkannya dan begitu juga sebaliknya. Belum tentu kita sendiri bisa besar kalau bukan bersama FSPMI. Jadi janganlah sok-sok an, kita harus ingat bahwa sebenarnya kekuatan kita itu adalah karena bersatu atau bersama-sama,” paparnya.

Nani kusmaeni yang juga merupakan pelukis sejarah lahirnya FSPMI di Sumatera Utara ini juga mengingatkan para peserta yang hadir untuk tetap menjaga nama baik FSPMI dengan tetap berjuang menurut ad/art organisasi.

“Ingat ya, bahwa secara ad/art sudah jelas dituliskan bagaimana susunan struktur organisasi. Ada Presiden, DPP, PP, PC dan PUK. Nah sedangkan DPW adalah perpanjangan tangan DPP, jadi harus paham itu. Tetap satu komando, dan kompak. Tentu pada setiap kelompok dan kader-kader yang kita lahirkan pasti ada perbedaan, tetapi itu bukan jadi pemecah. Itulah makanya kita giat menggelar konsolidasi, diskusi untuk menyatukan pendapat itu. Selama masih menurut ad/art organisasi, dan Intruksi organisasi kita akan terus dukung,” jelasnya.

“Sekali lagi saya ingatkan pada teman-teman bahwa Berserikat adalah untuk bersatu bukan bersatu-satu, ibaratnya lidi jika hanya satu akan tidak memiliki kegunaan dan kekuatan apapun, nah jika bersatu menjadi sapu, dia akan bisa berguna dan bermanfaat, menyapu membersikan segala kotoran,” tutupnya.

Pos terkait