Demo Buruh di Tuban Lumpuhkan Jalur Pantura, Tuntut Kenaikan Upah Sesuai Struktur dan Skala Upah

Demo Buruh di Tuban Lumpuhkan Jalur Pantura, Tuntut Kenaikan Upah Sesuai Struktur dan Skala Upah

Tuban, KPonline – Aksi unjuk rasa buruh kembali berlangsung di Kabupaten Tuban, Rabu (8/7/2026). Demonstrasi yang digelar di Jalan Pantura Tuban–Semarang, tepatnya di depan pintu masuk PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) sekaligus akses menuju Jetty Dermaga Semen Solusi Bangun Indonesia, menyebabkan arus lalu lintas di jalur tersebut mengalami perlambatan.

 

Bacaan Lainnya

Aksi tersebut merupakan lanjutan dari tuntutan pekerja PT Pincuran Sinanjung Mas yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). Para pekerja menuntut perusahaan menerapkan kenaikan upah berdasarkan struktur dan skala upah sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku.

 

Menurut perwakilan serikat pekerja, upah pekerja yang telah memiliki masa kerja lebih dari satu tahun belum mengalami penyesuaian sejak Januari 2026. Mereka juga menyatakan bahwa dalam beberapa kali perundingan, pihak PT Pincuran Sinanjung Mas menyampaikan tidak akan menaikkan upah pekerja selama masa kontrak kerja dengan PT Solusi Bangun Indonesia yang berlangsung selama tiga tahun. Pernyataan tersebut menjadi salah satu pemicu aksi demonstrasi.

 

Serikat pekerja menilai kebijakan tersebut tidak sejalan dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2016, khususnya Pasal 48 dan Pasal 49, serta Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 560/19953/012/12/2026 yang mana mewajibkan pengusaha menerapkan struktur dan skala upah bagi pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih.

 

Ketua KC FSPMI, Duraji, menegaskan bahwa aksi unjuk rasa kali ini merupakan bentuk perjuangan pekerja untuk memperoleh hak atas kenaikan upah yang layak setelah bertahun-tahun bekerja dengan adanya penyesuaian upah sesuai tuntutan mereka.

Hingga aksi berlangsung, belum ada keterangan resmi dari PT Solusi Bangun Indonesia maupun PT Pincuran Sinanjung Mas terkait tuntutan yang disampaikan para demonstran.

Pos terkait