Jakarta, KPonline-Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan untuk disahkan menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna ke-9 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, Selasa selengkapnya
Laporan Utama
Kategori: Nasional
Presiden FSPMI Instruksikan Aksi Serentak 1 Oktober 2026
Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Suparno menyampaikan sejumlah langkah perjuangan ke depan, khususnya terkait pengawalan pembuatan undang-undang ketenagakerjaan yang baru. Hal tersebut disampaikan Suparno dalam unggahan video. Ia selengkapnya
Presiden FSPMI Serukan Aksi Besar Nasional Kawal RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Jakarta, KPonline–Presiden FSPMI, Suparno, menyerukan kepada seluruh anggota FSPMI di Indonesia untuk bersiap menggelar aksi besar secara serentak pada awal Oktober 2026 guna mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan. selengkapnya
FSPMI Desak DPR Percepat UU Perlindungan Ketenagakerjaan, Siapkan Aksi Serentak di 18 Provinsi
Jakarta, KPonline—Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) mendesak DPR RI dan pemerintah mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang kini diusulkan dengan nomenklatur baru, RUU Perlindungan Ketenagakerjaan. Presiden FSPMI Suparno selengkapnya
Said Iqbal Proyeksikan Kenaikan Upah Minimum 2027 Bisa Capai 7,5 hingga 8,5 Persen
Jakarta, KPonline-Dalam Agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi IX DPR RI yang membahas Rancangan Undang-Undang tentang Pelindungan Ketenagakerjaan, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, selengkapnya
Said Iqbal Ingatkan DPR dan Pemerintah Tak Ulangi Pola Omnibus Law
Jakarta, KPonline-Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengingatkan pemerintah agar tidak mengulangi pola pembentukan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja dalam pembahasan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan. Proses legislasi yang membahas selengkapnya
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.





