Ketua PC SPAI FSPMI Bogor Raya Ridwansyah Resmi Buka Musnik IV FSPMI PT Oasis Water International

Ketua PC SPAI FSPMI Bogor Raya Ridwansyah Resmi Buka Musnik IV FSPMI PT Oasis Water International

Bogor, KPonline–Musyawarah Unit Kerja (Musnik) IV Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT Oasis Water International resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) SPAI FSPMI Bogor Raya, Ridwansyah, pada Minggu, 1 November 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Serbaguna Kampung Cibinong, Kelurahan Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Ridwansyah menjelaskan perjalanan dan dinamika roda organisasi PUK SPAI FSPMI PT Oasis Water International. Ia menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh pengurus dan anggota yang hingga saat ini masih mampu mempertahankan eksistensi organisasi serta tetap konsisten memperjuangkan hak-hak kaum buruh.

Menurutnya, bertahannya sebuah organisasi serikat pekerja bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan semangat kebersamaan, loyalitas, komitmen, serta konsistensi dari seluruh elemen organisasi agar perjuangan tetap berjalan dan mampu memberikan manfaat bagi anggota.

Selain mengulas perjalanan organisasi, Ridwansyah juga menyampaikan harapan kepada kepemimpinan PUK periode 2026–2029 yang akan datang. Ia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan berbagai hal yang selama ini sudah berjalan baik menjadi lebih baik lagi.

Ia juga menegaskan pentingnya komitmen dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi sesuai dengan tanggung jawab masing-masing, sehingga organisasi semakin kuat dan mampu menjawab berbagai tantangan perjuangan kaum pekerja ke depan.

Setelah secara resmi membuka Musnik IV, kegiatan dilanjutkan dengan sidang paripurna. Dalam sidang tersebut, peserta diberikan penjelasan mengenai tahapan dan mekanisme pelaksanaan Musnik, mulai dari proses persidangan hingga pembahasan berbagai agenda organisasi.

Melalui forum Musnik IV ini, diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi serta program kerja yang terarah, realistis, dan berpihak pada kepentingan anggota, khususnya dalam memperjuangkan perlindungan, kesejahteraan, serta pemenuhan hak-hak pekerja.

Musnik IV bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan momentum evaluasi, regenerasi, dan penguatan organisasi untuk membangun perjuangan yang lebih solid dan berkelanjutan.