Bagaimana Budaya Organisai di FSPMI ?

  • Whatsapp

Obon Tabroni :
Dalam organisasi apapun baik organisasi perusahaan , sosial , keagamaan ada istilah budaya organisasi karena pentingnya di ilmu management dibahas secara khusus .tiap organisasi berbeda budayanya , Dan bisa menjadi pembeda dengan organisasi lain dia mencakup nilai ,kebiasaan , tradisi dll . Budaya organisasi tercipta dan dipengaruhi oleh banyak hal yg tentu orang didalamnya sangat berperan menciptakan budaya tersebut .waktu kerja di Panasonic dulu diajarkan tentang nilai nilai dlm perusahaan , filosofi dsb yg di buat oleh pendiri national Panasonic yaitu konosuke matshusita dan rekannya Pak Thayib Muhamad gobel , orang yg hebat dan visioner Setiap pagi urutannya sarapan lanjut senam lanjut meeting tapi sebelumnya seluruh karyawan harus baca 7 prinsip perusahaan , setelah itu baru kerja, itu adalah nilai nilai dalam perusahaan. kami semua wajib paham 7 prinsip perusahan . Yang saya masih ingat misalnya bekerja sama dalam keselarasan. Menyesuaikan diri dengan kemajuan ,bersyukur dan berterima kasih ,selalu melakukan perbaikan ,bebas berpendapatan dll .
10463890_793768763967056_1028264699654211_n
Bagaimana budaya organisai di FSPMI ? Apakah kita sudah punya ? Tanpa kita sadari meski belum ada diskusi yg mendalam untuk menggali bahkan membuat sekaligus menuliskannya saya merasakan banyak nilai-nilai yg sudah menjadi budaya dan kebiasaan meski sederhana .dan tak tertulis misal dalam nilai nilai kepemimpinan saya merasakan hampir tak berjarak seorang Presiden sepanjang ada waktu siapa aja boleh menemui dan tak ada formalitas . Dalam penyebutan pun jarang dipanggil bapak atau Presiden, lebih banyak memanggil abang atau Bung. Itu bagian kecil dari budaya organisasi yg saya harap siapapun nanti presidennya atau bukan hanya Presiden tapi jabatan apapun diorganisasi harus gitu, di banyak organisasi seorang pimpin harus dipanggil jabatan misal “Pak ketua”. Nilai-nilai lain yaitu satu komando, solidaritas dll .

Bung Amier dan kawan-kawan saat menjaga Istri Bung obon yang sedang Sakit
Bung Amier dan kawan-kawan saat menjaga Istri Bung obon yang sedang Sakit

Tulisan ini saya buat karena saya saat ini merasakan nilai lain diorganisasi yaitu kebersamaan , bukan pada urusan formal kebersamaan muncul tapi tapi persoalan personal . istri saya 2 hari lalu dan sampai sekarang masih sakit , tidak ada orang dirumah , khawatir sangat . Tanpa diminta kawan ” berinisiatif .membawanya ke RS mengurus segalanya dan memberi pesan ” bang konsentrasi disitu jangan banyak pikiran kita semua bantu ” bukan hanya bantu sebagian mereka juga menunggu ” apakah karena saya ketua ? Ga juga .

Bacaan Lainnya

Hampir setiap saat saya banyak dengar dan lihat kawan ” berinisiatif membantu kawan lain yg kesulitan termasuk masalah pribadi tanpa intruksi tanpa berharap semua inisiatif sendiri . Mereka berkumpul di organisai bukan hanya karena satu cita cita tapi lebih dari itu istilah baru yang ga tau siapa yg mencetuskan sangat bangus untuk menggambarkan nilai nilai formal menjadi personal :
“KAMI BERSAUDARA MESKI BUKAN SEDARAH”

Sukarno menggali nilai nilai dalam masyarakat Indonesia menjadi Pancasila ,yu kita gali nilai nilai positif menjadi budaya organisasi yg harus dipegang dan dijalankan oleh seluruh stake holder di FSPMI.

Pos terkait