4 Tuntutan Anggota FSPMI Kepada Pengusaha PT Denso Indonesia

  • Whatsapp
Foto: Eddo Dos'Santoz

Bekasi, KPonline – Seperti diberitakan sebelumnya, pada tanggal 26 Oktober 2016, pengusaha PT Denso Indonesia Group memberhentikan sementara seluruh pengurus PUK SPAMK FSPMI PT Denso Indonesia Group sdr Wardiana Kusumah dkk (10 orang) dan 2 orang anggota dengan melarang masuk di area perusahaan.

Bahkan, sejak bulan Januari 2017, pihak pengusaha sudah tidak lagi membayar upah dan hak lain-lainnya kepada seluruh pengurus yang dilarang bekerja tersebut.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Jika Denso Indonesia Terbukti Lakukan Union Busting, Bisa Dipenjara 5 Tahun

Saat ini, permasalahan ini sedang ditangani Lembaga Bantuan Hukum (LBH) FSPMI.

Direktur Eksekutif LBH FSPMI, M. Jamsari, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan somasi ketiga kepada PT Denso Indonesia untuk segera mempekerjakan kembali pekerja/buruh dan membayarkan upah serta hak-haknya. Jika somasi ini tidak diindahkan, pihaknya tidak akan segan melakukan upaya hukum.

Baca juga: LBH FSPMI Akan Layangkan Somasi ke PT Denso Indonesia

Baca juga: Denso Tidak Bayar Upah dan Bonus Pengurus Serikat, FSPMI: Itu Melawan Hukum dan Diskriminatif

Sementara itu, PUK SPAMK FSPMI PT PT Denso Indonesia Group menyatakan, setidaknya ada 4 tuntutan kepada pihak pengusaha.

Pertama: Segera mempekerjakan kembali pekerja/buruh yang dilarang masuk ke area perusahaan pada posisi semula.

Kedua: Bayarkan upah dan hak-hak lainnya yang biasa diterima oleh pekerja/buruh.

Ketiga: Berikan kebebasan berserikat sesuai amanah Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

Keempat: Tidak ada lagi intimidasi bagi pekerja/buruh yang tergabung dalam FSPMI.

Fotografer: Eddo

Pos terkait