Selain Tuntut Aplikator Kembalikan Insentif Dan Skema Poin, Driver Online Batam Juga Dukung Aksi Longmarch Buruh

  • Whatsapp

Batam,KPonline – Di awal bulan Agustus ini masyarakat Indonesia lebih akrab dengan suasana kemerdekaan karena tepat bulan Agustus 75 tahun lalu Indonesia merdeka . Kemerdekaan ini jadi terasa hampa bagi driver Online khususnya Kota Batam.

Hal ini disebabkan karena kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan tranportasi online masih jauh yang diharapkan untuk bisa mensejahterakan drivernya baik itu kebijakan yang dibuat oleh pemerintah atau oleh pihak aplikator .

Bacaan Lainnya

Dalam beberapa hari yang lalu pihak PT.Go Jek Indonesia mengeluarkan kebijakan yang semakin memberatkan bagi driver onine baik itu Go Jek atau Go Car yaitu pihak PT.GI kembali menurunkan Insentif bagi drivernya .Dengan adanya penurunan insentif ini khususnya Go Car para driver terpaksa melakukan aksi off bid atau tidak online .

Salah satu driver transportasi online, Andi yang kebetulan juga ketua salah satu asosiasi driver online kota Batam menuturkan ” Kami driver online kota Batam khususnya Go Car tidak online atau melakukan off bid mulai Senin 06 Agustus 2018 ,aksi off bid ini akan terus di lakukan sampai tuntunan kami dipenuhi oleh pihak aplikator yakni PT.GI ” . Ungkapnya.

Andi lantas menyampaikan tuntutan dari driver online, beberapa hal diantaranya :
1.Meminta kepada pemerintah kota Batam agar betul-betul menerima transportasi online ini .Adapun keinginan dari driver ini adalah bahwa dengan dikeluarkannya kebijakan oleh pemerintah Kepri atau kota Batam terkait ijin operasional yang harus dimiliki oleh Tranportasi online, sedangkan syarat untuk mendapatkan ijin tersebut driver harus melewati syarat-syarat yang jelas memberatkan para driver.

2.Meminta kepada pemerintah kota Batam dalam ini kapolres dan dinas perhubungan kota Batam agar menghentikan penangkapan terhadap transportasi online.

3.Meminta agar pihak aplikator yakni PT.GI mengembalikan Insentif dan skema poin seperti waktu pertama Go Car ada di kota Batam. Skema poinnya adalah :
I.6 poin 75 ribu
9 Poin 100 ribu
12 poin 125 ribu

II. 6 poin 50 ribu
10 poin 80 ribu
13 poin 100 ribu

III.11 poin 60 ribu
16 poin 80 ribu

Dari tuntutan diatas Andi mewakili driver online menyatakan sudah menyampaikan tuntutan mereka tersebut kepada pihak PT.GI di kota Batam (06/08/2018) langsung di sampaikan ke manager operasional kota Batam di kantor ops.GI kota Batam.

Dengan adanya pertemuan dengan ops.GI Kota Batam tersebut Andi juga menyatakan ” Apabila sampai Rabu 08 Agustus 2018 jam 15:00 tidak ada jawaban dari PT.GI maka kami akan mengadakan aksi besar-besaran Kamis 09 Agustus 2018 ke kantor pemerintah kota untuk meminta pemerintah membubarkan aplikasi Go Jek khusus nya Go Car di Kota Batam.

Senada halnya yang di sampaikan oleh salah satu driver on line Go Car Mas Jali ” Kita tahu bahwa jargon dari PT.GI ini adalah Karya Anak Bangsa tetapi kebijakan-kebijakan PT.GI tidak mencerminkan itu adalah karya anak bangsa karena mencederai rasa keadilan dan kemanusiaan anak bangsa itu sendiri ” tutur Mas Jali.

Mas Jali juga menambahkan, seperti yang banyak diberitakan bahwa ada aksi longmarch atau jalan kaki yang dilakukan buruh di Jawa patut di banggakan dan layak mendapatkan apresiasi dari banyak kalangan, apalagi adanya isu permasalahan transportasi online .

“Artinya buruh tidak saja menyuarakan tentang hak pekerja tetapi juga semua kebutuhan kalangan masyarakat pada umum nya,. Untuk itu kami mewakili driver online mengucapkan ribuan terima kasih dan bangga atas apa yang di lakukan kawan-kawan buruh ,. Semoga mereka yang melakukan longmarch selalu dalam keadaan sehat dan tanpa halangan apapun.

Selain melakukan on bid atau tidak on line ,beberapa komunitas driver juga membuat dan mengirimkan karangan bunga yang menyampaikan ” Turut berduka cita atas mati nya hati nurani PT.GI ”

 

(Gusril Alizar)

Pos terkait