PraMuscab SPLP FSPMI Gresik: Konsolidasi Awal Menuju Kepemimpinan Periode 2026–2031

PraMuscab SPLP FSPMI Gresik: Konsolidasi Awal Menuju Kepemimpinan Periode 2026–2031

Gresik, KPonline – 22 April 2026, Serikat Pekerja Logam dan Pertambangan (SPLP) FSPMI Gresik menggelar rapat Pra Musyawarah Cabang (PraMuscab) sebagai langkah awal dalam menyongsong Muscab periode 2026–2031.

 

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Sekretariat FSPMI Gresik dan menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi.

 

PraMuscab bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang strategis untuk menyatukan persepsi antar pengurus dan anggota. Dalam forum ini, berbagai gagasan, evaluasi, serta arah perjuangan ke depan mulai dirumuskan secara kolektif.

 

Hal ini menjadi penting agar Muscab nantinya tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar melahirkan keputusan yang matang dan berpihak pada kepentingan anggota.

 

Acara ini dihadiri oleh Konsulat Cabang FSPMI Gresik, pengurus Pimpinan Cabang, serta Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPLP FSPMI Gresik.

 

Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen dalam membangun organisasi yang lebih solid dan terarah.

 

Rapat dibuka oleh H. Suluh Hadi selaku Ketua Pimpinan Cabang SPLP FSPMI Gresik. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan memperkuat peran organisasi dalam menghadapi tantangan ke depan.

 

Sementara itu, Fery Andriyanto selaku Ketua Konsulat Cabang FSPMI Gresik menegaskan bahwa Muscab merupakan amanat organisasi yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali sesuai AD/ART. Ia menyampaikan bahwa PraMuscab menjadi ruang musyawarah awal sebelum masuk pada mekanisme pengambilan keputusan.

 

“PraMuscab ini adalah musyawarah, bukan ajang voting. Kita siapkan semua, termasuk program kerja ke depan serta kemungkinan pergantian atau keberlanjutan kepengurusan, sehingga saat Muscab digelar, struktur organisasi sudah siap,” tegasnya.

 

Melalui PraMuscab ini, diharapkan seluruh elemen organisasi dapat membangun kesepahaman, memperkuat solidaritas, serta memastikan keberlanjutan perjuangan buruh yang lebih terarah, militan, dan progresif.

 

(eL-Kontributor Gresik)

Pos terkait