Pijar Matangkan Struktur Baru Kepengurusan Pusat 2026-2031

Pijar Matangkan Struktur Baru Kepengurusan Pusat 2026-2031
Keterangan: Foto bersama pasca rapat | Foto by Ocha Hermawan

Jakarta, KPonline-Perhimpunan Jurnalis Rakyat (Pijar) terus memperkuat peranannya sebagai salah sayap gerakan Partai Buruh di tengah dinamika politik yang dinamis menuju kemenangan di 2029. Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Kantor Exco Pusat Partai Buruh, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026), Pijar kembali menegaskan fokusnya pada pembentukan struktur kepengurusan pusat periode 2026–2031.

Rakor ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan atau rapat sebelumnya yang telah menggarisbawahi pentingnya pembenahan organisasi secara menyeluruh. Dalam forum tersebut, Direktur Eksekutif Pijar, Agung Purwanto, menyampaikan bahwa pembentukan kepengurusan baru merupakan instruksi langsung dari Exco Pusat Partai Buruh.

“Sesuai instruksi Exco Pusat Partai Buruh, Pijar disegerakan untuk membentuk susunan kepengurusan baru periode 2026-2031 dengan struktur yang lebih lengkap dari sebelumnya,” ujar Agung dalam rapat.

Menurutnya, pembaruan struktur ini tidak sekadar administratif, tetapi menjadi langkah pasti untuk memperkuat posisi Pijar sebagai corong informasi dan advokasi bagi gerakan buruh dan rakyat bersama Partai Buruh. Struktur baru nantinya akan melibatkan perwakilan dari 11 organisasi inisiator pendiri Partai Buruh, sehingga mencerminkan semangat kolektif dan representatif.

Agung menjelaskan, keterlibatan 11 inisiator tersebut diharapkan mampu memperkuat soliditas internal sekaligus memperluas jangkauan kerja-kerja jurnalistik rakyat yang selama ini menjadi fokus Pijar.

“Anggota kepengurusan baru berasal dari 11 inisiator pendiri Partai Buruh. Harapannya, mereka dapat mewakili organisasinya masing-masing dalam mendorong kemenangan Partai Buruh pada 2029,” tambahnya.

Langkah ini dinilai penting mengingat peran media internal seperti Pijar semakin penting dalam membangun narasi tandingan terhadap arus utama, khususnya dalam isu-isu perburuhan, kesejahteraan pekerja, dan keadilan sosial.

Selain itu, Rakor juga menjadi ruang evaluasi terhadap kinerja Pijar kedepan. Sejumlah catatan penting dibahas, mulai dari penguatan jaringan jurnalis rakyat di daerah hingga peningkatan kapasitas kader dalam produksi konten yang berkualitas dan berperspektif kerakyatan.

Agung pun menaruh harapan besar terhadap kepengurusan yang akan datang. Ia menekankan pentingnya kerja kolektif, disiplin organisasi, serta konsistensi dalam memperjuangkan nilai-nilai yang diusung Pijar.

“Semoga periode 2026–2031, pengurus pusat Pijar bisa lebih baik dari sebelumnya, lebih solid, dan mampu menjawab tantangan zaman,” pungkasnya.

Dengan rapat ini, Pijar menunjukkan keseriusannya dalam membangun fondasi organisasi (Partai Buruh) yang lebih kuat, sekaligus mengambil peran strategis dalam peta perjuangan politik kaum buruh menuju kontestasi pemilihan umum (Pemilu) 2029.