Perwakilan Buruh bertemu dengan DPRD Prop. Banten ini yang dibahas

Serang, KPonline – Masih konsisten dengan tuntutan aksi kali ini, massa aksi masih berkumpul di depan Kantor Pusat Pemerintahan Prop. Banten, dan perwakilan buruh di terima DPRD Prop. Banten, Selasa (13/09/2022).

Audiensi kali ini dihadiri oleh Jazuli Abdillah, Komisi I DPRD Prop. Banten Fraksi Partai Demokrat, KH. Juheni M. Rois, Anggota Komisi IV Fraksi partai PKS , Septo Kalnadi selaku Kadisnaker Prop. Banten.

Bacaan Lainnya

Adapun perwakilan buruh, dihadiri oleh Erwin Supriyadi,Sekretaris DPW FSPMI banten, Isbandi Anggono pengurus DPW FSPMI Banten, Eko Purwanto Depeprop Banten, Sujono Pangkorda Garda Metal Tangerang, Didi Supriyadi Depekab Tangerang, Ismail Pangkorda Garda Metal Cilegon, dan Soni Andika Ketua Konsulat Cabang  FSPMI Serang.
Hadir pula perwakilan dari KASBI cilegon, SPKEP – KSPI Cilegon dan KSPSI AGN cilegon.

Secara umum, aksi kali ini adalahp meminta support penyesuaian upah 2023, pihak pemerintah untuk dapat mengeluarkan rekomendasi terhadap penolakan Kenaikan harga BBM.

Kenaikan upah 0.7% ditahun sebelumnya , ditambah kenaikan harga BBM ini, menjadi concern pimpinan daerah khususnya provinsi banten,
Penyesuaian upah sebesar 40%, karena kenaikan BBM pun sudah mencapai 30%.

Perwakilan dari buruh
Sujono menyampaikan terhadap kenaikan BBM, pemerintah prop banten harus membuat surat rekomendasi tertuju Presiden RI dan DPR RI
Selanjutnya DPR RI, dorong membentuk panjabaleg untuk kenaikan BBM tersebut.

Hal ini pun di sampaikan oleh anggota DPRD,
Jazuli mengatakan ” terkait kenaikan BBM ini, dalam rapat paripurnapun kami fraksi demokrat dan PKS Kami sudah sampaikan penolakan,
Tentunya kami akan menyerap aspirasi buruh. Akan kami sampaikan surat rekomendasi penolakan kenaikan BBM bersubsidi tersebut.”

Perihal upah 2023,
KH. Juli mengatakan, “kenaikan upah ini miris sekali, 0.71% bagaimana tidak buruh tercekik, hal terkait upah ini menjadi kewenangan kab/kota. Pada prinsipnya kami akan menjadi concern juga terhadap kesejahteraan buruh Banten.”

Buruh hanya butuh bukti dan wujud nyata terutama dari fraksi demokrat dan PKS, yang menolak untuk dibawa kepada teman-teman massa bahwa menolak adanya kenaikan BBM tersebut.

Penulis : Kontributor Serang

Pos terkait