Muscab II SPLP FSPMI Surabaya, Doni Ariyanto: Organisasi Harus Hidup dengan Gerakan

Muscab II SPLP FSPMI Surabaya, Doni Ariyanto: Organisasi Harus Hidup dengan Gerakan
Doni Ariyanto, Ketua Konsulat Cabang FSPMI Surabaya

Surabaya, KPonline – Serikat Pekerja Logam dan Pertambangan (SPLP) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Surabaya menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) II pada Minggu (7/6/2026) di Penginapan Remaja, Jalan Dukuh Kupang XXV No. 52, Surabaya.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi SPLP FSPMI Surabaya untuk melakukan evaluasi organisasi, menyusun program kerja, serta memilih kepengurusan baru yang akan menakhodai organisasi ke depan.

Muscab II turut dihadiri jajaran pengurus tingkat pusat dan daerah, di antaranya Ketua Bidang Pimpinan Pusat SPLP FSPMI Heri Novianto, S.H., Sekretaris Umum SPLP FSPMI Ganang, S.H., M.H., Ketua Konsulat Cabang FSPMI Surabaya Doni Ariyanto, serta Nurudin Hidayat, S.T. Hadir pula seluruh pengurus dan perwakilan Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPLP FSPMI se-Kota Surabaya.

Dalam sambutannya, Ketua Konsulat Cabang (KC) FSPMI Surabaya Doni Ariyanto menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam organisasi. Menurutnya, perbedaan pendapat maupun dinamika internal merupakan hal yang wajar terjadi dalam sebuah organisasi, namun tidak boleh menjadi alasan untuk memecah persatuan.

“Jaga kekompakan dan kebersamaan. Jangan sampai kita tercerai-berai. Dinamika organisasi pasti ada, perbedaan pendapat juga hal yang biasa. Namun setelah semuanya selesai dibahas, kita harus kembali bersatu demi menjaga dan membesarkan FSPMI,” tegas Doni.

Ia juga mengajak seluruh anggota untuk kembali membangun kesadaran sebagai kelas pekerja dan menghidupkan kembali semangat perjuangan organisasi yang dinilainya mulai mengalami penurunan dibandingkan beberapa tahun lalu.

Menurut Doni, pada masa-masa sebelumnya FSPMI dikenal aktif melakukan berbagai gerakan organisasi yang mampu membangun kesadaran dan solidaritas anggota. Karena itu, kepengurusan baru nantinya diharapkan mampu menghadirkan kembali semangat tersebut.

“Kita harus membangun organisasi dengan gerakan. Tugas seluruh pengurus dan PUK adalah mengembangkan SPLP FSPMI dengan menambah anggota dan menggerakkan organisasi. Ketika ada persoalan yang menimpa pekerja, kita harus hadir dan bergerak bersama. Dari situlah kesadaran berorganisasi akan tumbuh,” ujarnya.

Doni menegaskan bahwa organisasi tidak akan berkembang apabila hanya berdiam diri tanpa melakukan aksi nyata di tengah persoalan yang dihadapi pekerja.

“Pesan saya kepada kepengurusan yang baru nanti, bangunlah gerakan organisasi. Karena berbicara tentang serikat pekerja berarti berbicara tentang gerakan. Bergerak akan lebih cepat membangun kesadaran daripada hanya duduk dan menunggu. Dalam gerakan akan ada diskusi, komunikasi, solidaritas, dan penyelesaian masalah secara bersama-sama,” pungkasnya.

Sampai berita ini diterbitkan Muscab II ini, diharapkan SPLP FSPMI Kota Surabaya semakin solid, mampu memperkuat peran organisasi dalam membela hak-hak pekerja, serta menjadi wadah perjuangan yang lebih kuat bagi kaum buruh di Kota Pahlawan.