Media Campaign Dalam Pergerakan Kaum Buruh Perempuan

  • Whatsapp

Bogor, KPonline – Kampanye adalah suatu usaha untuk memperoleh dukungan dari berbagai pihak. Sehingga, hal-hal yang kita sampaikan ke orang lain tersebut mempengaruhi berbagai aspek orang-orang yang kita pengaruhi.

Diantaranya aspek kesadaran dari orang lain yang kita pengaruhi melalui kampanye kita. Dan tidak hanya aspek kesadaran yang kita pengaruhi, kampanye yang kita lakukan, bisa juga mempengaruhi sikap dan perilaku dari orang-orang tersebut.

Bacaan Lainnya

Dalam agenda Leadership Trainning For Women yang diikuti oleh puluhan kaum buruh perempuan FSPMI di Villa Sawah, Ciawi, Bogor, Kahar S Cahyono Vice President FSPMI Departemen Informasi dan Komunikasi DPP FSPMI, memberikan materi tentang Media Campaign (kampanye melalui media).

“Ada banyak hal yang dilakukan melalui kampanye, dan tujuannya pun hampir bisa dikatakan, untuk tujuan yang sama. Agar apa yang kita sampaikan kepada orang lain, mereka pun akan mengikuti apa yang kita inginkan” tutur Kahar didepan peserta Leaderahip Trainning For Women pada 21-23 Oktober 2020.

Kampanye bisa juga untuk memperkenalkan suatu produk, mengenalkan seorang kandidat, ataupun suatu ideologis kepada khalayak umum.

“Dalam serikat pekerja pun, kita juga bisa mengkampanyekan sebuah serikat pekerja, seperti FSPMI. Melalui logo FSPMI, itu pun sudah bisa dikatakan sebagai bentuk mengkampanyekan FSPMI, mengenalkan FSPMI kepada buruh-buruh yang belum berserikat. Sehingga, FSPMI pun bisa dikenal luas,” lanjut Kahar.

Berbagai macam bentuk media, bisa kita gunakan sebagai alat untuk mengkampanyekan suatu issue, produk, brand/merk, dan hal-hal yang lainnya. Tidak terkecuali mengkampanyekan sebuah serikat pekerja/serikat buruh, issue-issue perjuangan kaum buruh, dan segala hal yang berkaitan dengan perburuhan atau ketenaga kerjaan. (RDW)

Pos terkait