Matangkan Persiapan PC AMK Cup 2026, Panitia Bahas Regulasi Badminton dan Futsal

Matangkan Persiapan PC AMK Cup 2026, Panitia Bahas Regulasi Badminton dan Futsal

Pasuruan, KPonline – Panitia persiapan turnamen PC AMK Cup 2026 mulai mematangkan berbagai kesiapan teknis dengan menggelar rapat koordinasi yang dipimpin Ketua Panitia Hery Syaifudin bersama Koordinator Badminton Lukman P. Bisma, Koordinator Futsal Eko Saputra, serta sejumlah panitia lainnya.

 

Bacaan Lainnya

Rapat tersebut berlangsung di Kantor KC FSPMI Pasuruan Raya, Jalan Pattimura No. 306, Pogar, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Senin (11/5/2026) malam.

 

Dalam rapat tersebut, panitia fokus membahas peraturan teknis pertandingan cabang olahraga badminton dan futsal yang akan dipertandingkan dalam ajang PC AMK Cup 2026. Pembahasan dilakukan guna memastikan seluruh pertandingan berjalan tertib, sportif, dan profesional.

 

Untuk cabang badminton, panitia menetapkan sejumlah aturan penting mulai dari kewenangan penuh wasit pertandingan, penggunaan shuttlecock, hingga sistem pertandingan. Pertandingan badminton akan menggunakan sistem gugur dengan format rally point hingga 30 poin tanpa deuce.

 

Selain itu, peserta diwajibkan merupakan anggota serikat pekerja atau karyawan perusahaan yang dibuktikan dengan KTA maupun ID Card perusahaan. Pertandingan juga akan mempertandingkan kategori tunggal putra dan ganda putra/putri antar PUK.

 

Panitia juga menegaskan bahwa setiap peserta wajib menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung. Jika terjadi keributan antar peserta, maka panitia tidak segan memberikan sanksi diskualifikasi.

 

Sementara itu, pada cabang futsal, panitia menetapkan pertandingan menggunakan sistem gugur dengan durasi pertandingan 2 x 10 menit waktu kotor. Setiap tim minimal terdiri dari empat pemain, dan apabila jumlah pemain kurang maka dinyatakan walk out (WO).

 

Dalam aturan futsal tersebut, panitia juga mengatur ketentuan teknis permainan seperti aturan back pass, batas waktu penguasaan bola oleh kiper, tendangan kick in, hingga mekanisme adu penalti apabila pertandingan berakhir imbang.

 

Panitia juga menetapkan adanya sistem deposit atau uang jaminan sebesar Rp100 ribu untuk setiap tim peserta. Deposit tersebut akan digunakan sebagai bentuk penegakan disiplin selama pertandingan, dengan potongan Rp15 ribu untuk kartu kuning dan Rp30 ribu untuk kartu merah.

 

Ketua panitia Hery Syaifudin menegaskan bahwa seluruh peraturan dibuat untuk menciptakan kompetisi yang sportif sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban selama turnamen berlangsung.

 

“Panitia berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas dan mematuhi seluruh aturan yang telah disepakati bersama demi kelancaran acara PC AMK Cup 2026,” ujarnya.

 

Selain itu, panitia juga menetapkan bahwa seluruh peserta wajib hadir pukul 07.30 WIB pada hari pelaksanaan. Pengundian jadwal pertandingan baik badminton maupun futsal akan dilaksanakan langsung di lapangan setelah acara pembukaan.

 

Ajang PC AMK Cup 2026 sendiri direncanakan menjadi momentum mempererat solidaritas antaranggota serikat pekerja sekaligus menjadi wadah memperkuat kebersamaan melalui kegiatan olahraga.

Pos terkait