Roadshow Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ Jalan Terus, Komnas HAM Himbau Kedepankan Dialog

Roadshow Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ Jalan Terus, Komnas HAM Himbau Kedepankan Dialog

Jakarta, KPonline – Pemutaran film berjudul “Pesta Babi” di sejumlah kota sepanjang awal Mei 2026 menuai pro dan kontra. Film dokumenter independen ini diputar terbatas oleh komunitas di Jakarta, Yogyakarta, dan Makassar, disusul diskusi publik yang menghadirkan pembuat film, akademisi, dan aktivis.

“Pesta Babi” disutradarai oleh Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale , sebuah film berdurasi 72 menit ini mengangkat isu ketimpangan sosial dan politik pangan melalui metafora pesta dan simbol babi. Menurut tim produksi, film tidak dimaksudkan menyerang kelompok tertentu, melainkan sebagai kritik sosial atas praktik oligarki dan pemborosan anggaran.

“Kami pakai judul dan simbol yang keras karena realitasnya memang keras. Ini soal siapa yang makan paling banyak di pesta pembangunan,” ujar R dalam diskusi di Jakarta, Jumat, 9 Mei 2026.

Informasi yang dihimpun koran perdjoeangan, di beberapa daerah, pemutaran sempat ditolak sebagian kelompok masyarakat yang menilai judul film provokatif dan menyinggung sentimen keagamaan. Mereka meminta panitia membatalkan acara atau mengganti judul.

Di sisi lain, sejumlah organisasi masyarakat sipil, akademisi, dan pegiat seni membela pemutaran film. “Selama tidak ada ujaran kebencian atau hoaks, film adalah bagian dari kebebasan berekspresi yang dilindungi konstitusi,” kata Dosen Komunikasi Politik UI, Dr. Andini Putri.

Sementara Polda Metro Jaya menyatakan pihaknya memantau kegiatan pemutaran untuk memastikan keamanan dan ketertiban. “Kami tidak melarang sepanjang tidak melanggar hukum dan panitia sudah berkoordinasi. Ruang diskusi harus tetap dibuka,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Senin, 5 Mei 2026.

Di Makassar, pemutaran yang digelar 7 Mei 2026 sempat diwarnai aksi protes, namun berakhir damai setelah panitia dan kelompok penolak difasilitasi dialog oleh aparat setempat.

Komnas HAM mengimbau semua pihak menahan diri dan mengedepankan dialog. “Jika ada keberatan soal konten, salurannya adalah uji ke publik lewat diskusi atau mekanisme hukum, bukan pembubaran paksa,” kata Komisioner Komnas HAM, Minggu, 4 Mei 2026.

Hingga saat ini, tim produksi “Pesta Babi” berencana melanjutkan roadshow pemutaran ke Bandung, Surabaya, dan Medan selama Mei hingga Juni 2026. Panitia menyatakan terbuka untuk diskusi dengan pihak yang keberatan. (Yanto)