Masa Berlaku Akan Segera Berakhir, PUK SPAI FSPMI PT. Ciubros Farma Lakukan Bedah PKB

  • Whatsapp

Semarang, KPonline – Perjanjian Kerja Bersama (PKB) adalah perjanjian yang merupakan hasil perundingan antara Serikat Pekerja/Serikat Buruh atau beberapa Serikat Pekerja/Serikat Buruh yang tercatat pada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan dengan pengusaha, atau beberapa pengusaha atau perkumpulan pengusaha, yang memuat syarat-syarat kerja, serta hak dan kewajiban kedua belah pihak.

Masa berlaku PKB paling lama 2 tahun, dan dapat diperpanjang paling lama 1 tahun dengan tertulis antara pengusaha dengan Serikat Pekerja. Perundingan untuk membuat PKB yang baru bisa dimulai paling cepat 3 bulan sebelum berakhirnya PKB yang sedang berlaku saat ini.

Bacaan Lainnya

Tetapi, jika perundingan tersebut tidak mencapai kesepakatan, PKB yang sedang berlaku saat ini tetap berlaku untuk paling lama 1 tahun. 

Begitu juga yang terjadi di salah satu perusahaan Farmasi di Semarang. Setelah 2 (dua) tahun berjalan PKB hasil perundingan antara manajemen PT. Ciubros Farma dengan PUK SPAI FSPMI PT. Ciubross Farma akan segera berakhir di bulan Agustus 2020 tahun ini.

Dengan alasan tersebut maka dari itu PUK SPAI FSPMI PT. Ciubros Farma segera melakukan bedah PKB antara pengurus PUK dengan tim perumus dan perunding PKB.

Bertempat di rumah Sofiatun di desa Plantaran Kaliwungu yang merupakan rumah salah seorang anggotanya, bedah PKB yang dilangsungkan pada hari Sabtu (26/6/2020) ini juga dihadiri oleh Aulia Hakim, Amd, SH dan Maskuri selaku Ketua PC SPAI FSPMI Kota Semarang dan Wakil Ketua Bidang Advokasi PC SPAI FSPMI Kota Semarang.

Dalam arahannya dalam acara ini, Aulia Hakim menyampaikan masukannya kepada tim perunding yang nantinya akan berunding dengan pihak manajemen.

“Kepada tim perunding yang akan berunding nantinya diharapkan untuk lebih¬† memahami pasal per pasal disertai dengan dasar hukumnya. Dan yang terpenting adalah kesolidan tim yang juga harus dipertahankan,” pesannya.

Sementara itu dalam keterangan yang diberikan oleh Ulfatul Khasanah selaku Ketua PUK SPAI FSPMI PT. Ciubros Farma ini, tujuan dari Bedah PKB tersebut adalah untuk mencermati pasal-pasal yang selama ini dirasakan banyak merugikan pekerja.

“Selain masa berlaku yang hampir habis di bulan Agustus tahun ini, bedah PKB ini kami lakukan untuk mencermati pasal-pasal yang selama ini kami rasakan banyak yang merugikan para pekerja,” tuturnya.

“Pasal-pasal yang kami anggap merugikan tersebut antara lain mengenai masalah Dispensasi bagi pengurus dan anggota PUK, Cuti Khusus terkait dengan keluarga pekerja yang meninggal di hari libur, pemberian Surat Peringatan dan tunjangan tetap yang jauh dari harapan. Keempat hal tersebutlah yang menjadikan risau kawan-kawan di PUK,” jelasnya lebih lanjut.

Meskipun masih dalam situasi pandemi Covid-19, pengurus, tim perumus dan tim perunding tetap bersemangat dalam membedah pasal demi pasal yang nantinya akan dirundingkan dengan manajemen. Karena mereka sadar kalau bukan mereka sendiri yang berusaha maka kesejahteraan itu takkan datang dengan sendirinya. (Ifa)

Pos terkait