Mahasiswa Ajak Buruh Gelar Aksi Bersama di Jalan

  • Whatsapp

Jakarta, KPonline – Memberikan sambutan dalam Pembukaan Kongres IV KSPI di Jakarta, Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Wildan Wahyu Nugroho menyampaikan bahwa reformasi selalu terjadi setiap periode 20 tahun sekali. Saat ini sudah tahun ke 19 tahun sejak 1998. Itu artinya, tahun depan, reformasi akan kembali terjadi di negeri ini

Menurut Wildan, ini adalah sesuatu yang tidak bisa dimiliki oleh sembarangan orang. Karena itu, semua harus bersiap untuk memperjuangkan perubahan.

Bacaan Lainnya

“Gerakan kita kedepan bukanlah menjemput bola. Bukan mengejar ketinggalan. Tetapi melampaui itu semua,” ujar Presiden Mahasiswa UNS ini. Pertahanan terbaik bukan bertahan, tapi bagaimana kita menyerang.

Saat ini, hubungan buruh dan mahasiswa lebih baik. Dia berharap, kedepan mahasiswa dan buruh bisa berkolobarasi di jalanan. Melalukan aksi bersama. Ajakan ini disambut tepuk tangan peserta Kongres. Buruh menyambut baik ajakan ini. Bagi KSPI, aksi bukanlah sesuatu yang tabu untuk dilakukan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwaa saat ini mahasiswa sedang meramaikan media sosial dengan hastag #JokowiKalangKabut

Hastag ini dibuat, untuk menyikapi kondisi negeri yang semakin carut-marut, konflik horizontal dan vertikal makin berlarut. Meskipun segala cara dilakukan pemerintah untuk mempersurut tapi ternyata menunjukan pemerintah yang kalang kabut!

Jika pada hari ini pemerintah dipilih karena media, maka karena media pula yang hari ini membuat pemerintah takut. “Mari suarakan kegelisahan kalian mahasiswa, karena sejatinya kegelisahan mahasiswa merupakan kegelisahan rakyat Indonesia,” katanya.

Bergeraklah karena perjalanan masih panjang, berjuanglah karena cita-cita kemerdekaan tidak di dapat dengan duduk pilu, tersenyumlah karena kemerdekaan yang hakiki ada di depan mata.

Pos terkait