Konsolidasi PUK SPAMK-FSPMI PT. Federal Izumi Manufacturing : Memperkuat Soliditas dan Solidaritas

Konsolidasi PUK SPAMK-FSPMI PT. Federal Izumi Manufacturing : Memperkuat Soliditas dan Solidaritas

Bogor, KPonline, – Mengenang sejarah pergerakan buruh pada saat 2011-2012 memang sangat menarik. Perjuangan kaum buruh Bogor yang sangat hebat dan heroik saat itu berhasil luar biasa. Kenaikan upah dari 1,2 juta rupiah menjadi 2 juta rupiah, menjadi sejarah kenaikan upah tertinggi di Kabupaten Bogor.

Apa yang terjadi saat itu bukan hanya sekedar perjuangan biasa, akan tetapi memerlukan pengorbanan, resiko dan tanggung jawab yang besar juga. Aksi sweeping dan kuras pabrik menjadi cara efektif untuk perjuangan saat itu. Dan hasilnya pun bisa dirasakan semua kaum buruh bogor. Seiring berjalannya waktu, apa yang terjadi sekarang adalah menurunnya semangat pergerakan dan perjuangan kaum buruh, khususnya di Bogor. Mau tidak mau harus kita akui dan harus disikapi dengan bijak.

Modal perjuangan buruh yang paling dasar adalah kekompakan. Sesuatu yang mudah diucapkan tetapi begitu susah dijalankan. Isu yang lagi viral kala itu adalah hapus outsourching dan tolak upah murah atau dikenal dengan Hostum.

Awaludin selaku perwakilan Konsulat Cabang FSPMI Bogor dalam Konsolidasi PUK SPAMK-FSPMI PT. Federal Izumi Manufacturing


Situasi dan kondisi ini menguntungkan perjuangan buruh. Begitu banyaknya praktek penggunaan buruh kontrak dan buruh outsourching yang merajalela, mendorong buruh berfikir dan nekat untuk berjuang demi menjadi karyawan tetap.

Dalam kondisi yang sekarang, bukan hanya kekompakan tapi harus punya strategi dan paham dengan situasi kondisi saat ini. Solusi yang tepat dalam memilih jalan keluar adalah keputusan yang tepat untuk hasil terbaik dan resiko yang paling kecil. Disisi lain kekompakan pun harus terus dijaga karena pihak-pihak yang tidak suka dengan Serikat Pekerja akan selalu mencari sela untuk memecah belah kekompakan.

“Kalau kita membenci jangan mengajak orang untuk ikut membenci. Dan kalau tidak bisa menyatukan jangan memecah belah” ujar Awaludin selaku perwakilan Konsulat Cabang FSPMI Bogor dalam Konsolidasi PUK SPAMK-FSPMI PT. Federal Izumi Manufacturing pada Sabtu, 2 Maret 2019. (Joko Saputro)

Facebook Comments

Comments are closed.