Sidoarjo, KPonline – Semangat perjuangan dan solidaritas buruh terus menyala di hari ke-8 Tenda Juang pekerja Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia yang berada di Jl. Raya Pilang No.17, Pilang, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Selasa (12/5/2026).
Kehadiran puluhan perwakilan dari berbagai PUK SPAI FSPMI Se-Sidoarjo bersama PC SPAI FSPMI Kabupaten Sidoarjo menjadi bukti nyata bahwa persaudaraan buruh tidak akan pernah padam ketika sesama pekerja sedang menghadapi perjuangan.
Dalam aksi solidaritas tersebut, hadir perwakilan dari berbagai PUK SPAI FSPMI di antaranya PUK SPAI FSPMI PT. Leef Essen Flora yang dipimpin Ketua PUK Undik Setiawan beserta jajaran pengurus, kemudian PUK SPAI FSPMI Oscar Multi Colour yang dipimpin Ketua PUK Beni Setiawan bersama pengurus, serta PUK SPAI FSPMI CV. Boga Lestari yang dipimpin Ketua PUK Subagus Surur bersama jajaran pengurus.
Solidaritas juga datang dari PUK SPAI FSPMI Fastata Buana yang dipimpin Ketua PUK Weni Kurnia Adityawan bersama Sekjennya, serta perwakilan dari PUK SPAI FSPMI PT. Triteguh Manunggal Sejati yang dihadiri Bendahara sekaligus Ketua Bidang IV, Gatot Mistriono. Turut hadir pula Ketua dan Sekjen PC SPAI FSPMI Kabupaten Sidoarjo, Eko Sunarto dan Gatot Mistriono yang akrab disapa Shinyokoe.
Kehadiran seluruh elemen organisasi tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan membawa semangat perjuangan serta bantuan nyata untuk mendukung kawan-kawan pekerja PUK Kaleng Raya yang masih bertahan dalam perjuangan mereka. Bantuan solidaritas yang berhasil dikumpulkan bersama antar PUK SPAI FSPMI Se-Sidoarjo berupa donasi kebutuhan pokok di antaranya mie instan 5 dus, gula 15 kilogram, minyak goreng 2 dus sebanyak 24 liter, beras 15 kilogram, kopi 1 dus, serta air mineral 2 dus.
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan kekuatan moral bahwa perjuangan buruh tidak boleh dijalani sendirian. Di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi para pekerja, solidaritas menjadi energi besar yang mampu membangkitkan semangat untuk tetap bertahan dan terus memperjuangkan hak-hak pekerja secara bermartabat.
Dalam kesempatan itu, perwakilan PC SPAI FSPMI Sidoarjo menyampaikan bahwa soliditas yang dibangun bersama seluruh PUK SPAI FSPMI Sidoarjo merupakan bentuk komitmen nyata untuk terus hadir di tengah perjuangan buruh. Persatuan yang terus dijaga diyakini mampu memberikan kekuatan besar bagi kawan-kawan PUK Kaleng Raya agar tetap semangat menghadapi situasi yang ada.
Mereka juga menegaskan bahwa mogok kerja bukanlah tujuan utama dari para pekerja Kaleng Raya. Namun langkah tersebut harus dilakukan sebagai bagian dari perjuangan demi memperjuangkan hak dan keadilan bagi pekerja. Perjuangan ini lahir dari kondisi yang mengharuskan para buruh bersatu demi mempertahankan martabat dan hak mereka sebagai pekerja.
Harapan besar juga disampaikan kepada perusahaan dan pemerintah agar hadir memberikan solusi yang bijaksana bagi para pekerja. Buruh berharap adanya jalan keluar terbaik yang mampu memberikan kepastian, keadilan, dan ketenangan bagi seluruh pekerja yang sedang menghadapi persoalan ketenagakerjaan.
PC SPAI FSPMI Kabupaten Sidoarjo juga terus memberikan edukasi kepada para pekerja mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di dalam organisasi. Karena dengan persatuan, seluruh anggota dapat memahami arti penting solidaritas dan kekuatan organisasi dalam memperjuangkan hak-hak buruh.
Kalau bukan hari ini kapan lagi, dan kalau bukan kita yang membangun soliditas dan solidaritas lalu siapa lagi. Hidup cuma sekali, maka hidup harus berarti untuk diri kita, keluarga kita, dan orang lain, menjadi pesan penuh makna yang terus digaungkan dalam Tenda Juang tersebut.
Semangat kebersamaan yang terus tumbuh di hari ke-8 ini menjadi bukti bahwa perjuangan buruh bukan hanya tentang tuntutan, tetapi juga tentang rasa persaudaraan, kepedulian, dan keyakinan bahwa kekuatan terbesar lahir dari persatuan.
Bangga Berjuang Bersama FSPMI.



